Jakarta –
Organisasi Kesejajaran Dunia (WHO) secara resmi mendeklarasikan bahwa wabah Hantavirus yang sempat merebak Hingga kapal pesiar MV Hondius telah berakhir. Keputusan ini diambil Sesudah kontak terakhir Di orang yang terpapar dinyatakan negatif dan menyelesaikan masa karantina mereka.
Secara total, wabah ini menginfeksi 13 orang dan menyebabkan 3 orang Hingga antaranya meninggal dunia. Peristiwa Pidana ini menjadi perhatian serius para epidemiolog Lantaran melibatkan galur (strain) Andes hantavirus yang langka, yang biasanya hanya bersirkulasi Hingga Area Argentina dan Chile.
Hari ini, kontak terakhir Di orang yang terpapar hantavirus Hingga kapal pesiar MV Hondius telah menyelesaikan masa karantina mereka, dinyatakan negatif, dan kembali Hingga Rumah,” ujar Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus Di unggahannya dikutip Jumat (3/7/2026).
Tedros menambahkan bahwa tidak ada lagi laporan Peristiwa Pidana Mutakhir yang masuk Dari 25 Mei. Maka Itu, WHO secara resmi menganggap rantai penularan wabah ini telah terputus total.
Pelacakan Kontak Lintas Negeri
Kapal pesiar Penjelajahan kutub berbendera Belanda tersebut awalnya berlayar Di Ushuaia, Argentina. Rute perjalanannya melewati pulau-pulau terpencil Hingga Samudra Atlantik Selatan, termasuk Tristan da Cunha, Sebelumnya akhirnya Ke Hingga utara Ke Tenerife Hingga Kepulauan Canary, Spanyol, tempat para penumpang diterbangkan pulang.
Kapal tersebut akhirnya bersandar Hingga Rotterdam, Belanda. Sesudah melewati proses pembersihan menyeluruh dan disinfeksi total, kapal pesiar tersebut Mutakhir diizinkan Untuk kembali melaut.
Pihak otoritas Kesejajaran Internasional bergerak cepat Di menangani Peristiwa Pidana ini. Tedros mengungkapkan bahwa lebih Di 650 kontak erat berhasil diidentifikasi dan dipantau secara ketat Dari otoritas Kesejajaran yang tersebar Hingga 33 Negeri dan Area berbeda.
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: WHO Nyatakan Wabah Hantavirus Hingga Kapal Pesiar MV Hondius Telah Berakhir











