Jakarta –
Seorang pria berdarah China viral usai menegur pengunjung yang menyantap Konsumsi babi Ke rest area zona halal Malaysia. Begini kronologi lengkapnya.
Sebuah video Di Malaysia menjadi sorotan Ke media sosial. Isinya memperlihatkan teguran Yang Berhubungan Di Konsumsi berbahan babi Ke area Rest and Recreation (R&R) halal.
Pria yang menegur merupakan keturunan China. Ia mengingatkan pengunjung yang datang sambil membawa Konsumsi berbahan babi dan seekor anjing.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Unjuk Rasa pria tersebut menuai banyak pujian Sebab dinilai mengedepankan sikap saling menghormati aturan dan sensitivitas Di Komunitas Muslim.
Dikutip Di The Rakyat Post (5/7) insiden itu dilaporkan terjadi Ke R&R Simpang Pulai arah selatan.
|
Pria Tionghoa tegur yang makan babi Ke zona halal. Foto: Facebook/The Rakyat Post
|
Untuk video yang beredar, pria tersebut menghampiri seorang pria China lain yang Lagi berada Ke area istirahat sambil membawa anjing peliharaan dan menyantap Konsumsi berbahan dasar babi.
Di nada Tenteram, pria tersebut mengingatkan bahwa lokasi tersebut merupakan kawasan halal yang banyak digunakan Komunitas Muslim Untuk beristirahat dan makan.
Ia meminta pengunjung tersebut meninggalkan area Untuk menghormati aturan yang berlaku.
“Saya juga orang China dan saya juga suka anjing. Tetapi, tindakan ini Akansegera berdampak Ke orang Muslim,” ujarnya.
Pada pria yang ditegur mengaku tidak mengetahui aturan tersebut, pria itu kembali bertanya apakah ia merupakan warga Malaysia.
Setelahnya dijawab “ya”, ia mengatakan, “Kalau Anda orang Malaysia, seharusnya tahu bahwa tidak boleh membawa anjing Hingga sini.”
Ilustrasi logo halal Ke Malaysia. Foto: Site News |
Video tersebut Lalu diunggah ulang Ke media sosial dan menjadi perbincangan hangat. Banyak netizen menilai cara penyampaiannya sopan dan tidak memancing emosi.
Mereka juga menganggap sikap tersebut sebagai bentuk tanggung jawab bersama Untuk menjaga kenyamanan ruang publik.
Salah satu komentar yang banyak Menyambut perhatian berbunyi, “Tidak peduli apa pun bangsanya, kalau memang salah ya harus diingatkan.”
Tetapi, tidak semua Pemakai media sosial sepakat. Sebagian mempertanyakan apakah area tersebut benar-benar Memiliki penanda resmi sebagai kawasan halal.
Ada pula yang berpendapat bahwa sikap saling menghormati semestinya diterapkan secara adil kepada semua kelompok Komunitas.
Kawasan R&R Ke jalan tol Malaysia sendiri memang identik Di deretan gerai Konsumsi dan minuman yang mayoritas telah mengantongi sertifikasi halal.
Area ini menjadi tempat singgah Kandidatteratas para pelancong Muslim Agar aturan mengenai Konsumsi nonhalal maupun keberadaan hewan tertentu menjadi perhatian penting Untuk menjaga kenyamanan bersama.
(raf/adr)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Viral Kisah Pria China Tegur Pengunjung yang Makan Babi Ke Zona Halal












