Badan Komunikasi (Bakom) Pemerintah RI Menginformasikan Langkah Makan Bergizi Gratis (MBG) telah dinikmati 62,4 juta orang. Ini mencakup peserta didik, balita, ibu menyusui, hingga ibu hamil.
“Didalam total penerima manfaat tersebut, kelompok peserta didik menjadi penerima terbesar Didalam jumlah mencapai 48.350.393 orang. Angka ini setara Didalam 76,1 persen Didalam total data induk peserta didik sebanyak 63.574.421 jiwa,” bunyi keterangan Bakom RI, dikutip Di, Minggu (24/5/2026).
Berdasarkan data Badan Gizi Nasional (BGN) per Jumat (22/5), penerima manfaat Didalam kelompok balita mencapai 6.303.775 orang atau Di 37,7 persen Didalam total data induk balita nasional. Untuk kategori ibu menyusui (busui), jumlah penerima tercatat sebanyak 2.066.533 orang atau 75,2 persen Didalam total sasaran.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Adapun penerima manfaat Didalam kelompok ibu hamil (bumil) mencapai 868.259 orang atau Di 35,3 persen, sedangkan kategori santri tercatat sebanyak 644.664 orang atau 44,2 persen Didalam total sasaran nasional.
Jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) operasional telah mencapai 29.225 unit Di seluruh Indonesia. Dari dimulai Di 6 Januari 2025, total sajian yang telah disalurkan mencapai 8,3 miliar porsi.
Langkah MBG juga telah menjangkau 374.175 sekolah penerima manfaat Di seluruh Indonesia. Untuk mendukung operasional Langkah, sebanyak 1.285.250 tenaga kerja terlibat, mulai Didalam pengolahan Minuman hingga distribusi.
Biaya MBG Dipangkas Kemenkeu
Sebelumnya, Pejabat Tingginegara Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa pemerintah Berencana kembali melakukan pengematan Biaya Makan Bergizi Gratis (MBG). Hal ini disampaikan Di konferensi pers APBN KITA, Di Kantor Kementerian Keuangan beberapa waktu lalu.
Menurut Purbaya, realisasi Biaya MBG telah mencapai Rp 75 triliun atau 22,4% Didalam total keseluruhan kebutuhan Biaya. Adapun, sesuai Didalam arahan Ri, efisiensi MBG telah dilakukan dan Sambil ini mencapai Rp 268 triliun. Biaya ini dipangkas Didalam semula Rp 335 triliun yang semua ditetapkan tahun ini.
“Penghematan-penghematan tertentu sesuai Syarat Ri Supaya dana BGN (Badan Gizi Nasional) bisa dipakai lebih efisien. Nanti ada penghematan Lebih Jelas,” kata Purbaya, Selasa (19/5/2026).
Halaman 2 Didalam 2
Simak Video “Video Target BGN Tahun 2026: Fokuskan MBG buat Bumil, Busui, Anak Balita“
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Penerima MBG Tembus 62,4 Juta Orang, Jangkau Siswa sampai Bumil-Busui











