loading…
Kepolisian San Jose mengonfirmasi bahwa satu korban meninggal dunia Ke lokasi kejadian, Sambil Itu korban lainnya dilarikan Di Puskesmas Di Situasi mengancam jiwa. Aparat Mengungkapkan Tindak Kejahatan tersebut kini ditangani sebagai penyelidikan Membunuh Orang Lain (homicide), Sambil Itu sejumlah ruas jalan Ke Di lokasi ditutup Untuk kepentingan olah tempat kejadian Peristiwa Pidana.
Meski berada Ke area yang dijadikan pusat berkumpul para Penggemar Gelar Dunia, insiden itu tidak terjadi Pada Laga Lagi berlangsung. Laga Gelar Dunia terakhir Ke hari tersebut telah berakhir Di pukul 14.00 waktu setempat. Akan Tetapi, San Pedro Square dikenal sebagai salah satu kawasan hiburan paling ramai Ke Daerah Teluk San Francisco dan menjadi lokasi Kandidatteratas para Pendukung sepak bola Pada Seri berlangsung.
Seorang jurnalis Reuters yang berada Ke lokasi melaporkan adanya pengamanan ketat Didalam puluhan kendaraan polisi memenuhi area kejadian. Lokasi langsung dipasangi garis polisi, Sambil Itu sebagian besar bar dan tempat hiburan Ke Di kawasan tersebut ditutup Setelahnya insiden. Seorang petugas Perlindungan yang enggan disebutkan namanya mengaku melihat salah satu korban masih Di Situasi sadar sesaat Setelahnya penembakan. Menurutnya, korban Merasakan luka Ke Dibagian leher dan punggung atas Sebelumnya akhirnya dievakuasi petugas medis.
Insiden ini menambah daftar Tindak Kejahatan Kekejaman yang mencoreng gelaran Gelar Dunia 2026. Sebelumnya, sejumlah insiden penembakan juga dilaporkan terjadi Ke beberapa kota tuan Rumah Pada Seri berlangsung, termasuk Ke Kansas City. Hingga kini, polisi masih memburu pelaku dan belum Membeberkan motif Ke balik penembakan tersebut.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Penembakan Ke Fan Zone Gelar Dunia 2026, Satu Orang Tewas dan Satu Kritis











