loading…
PT MNC Energy Investments Tbk (IDX: IATA) telah Mengadakan RUPST Di 22 Juni 2026, dilaporkan Di 2025, IATA mencatatkan pendapatan USD79,64 juta dan meraih laba bersih USD8,27 juta atau naik 7,73% yoy. Foto/Dok
Di tahun 2025, IATA mencatatkan pendapatan sebesar USD79,64 juta dan berhasil meraih laba bersih sebesar USD8,27 juta atau naik 7,73% yoy. Margin EBITDA juga Menimbulkan Kekhawatiran Di 19,13% menjadi 22,93% Di 2025.
Perseroan berhasil memproduksi batu bara sebanyak 3,42 juta metrik ton (MT), sedangkan volume penjualan batu bara tercatat sebesar 3,51 juta MT. Per akhir tahun 2025, Perseroan Memiliki cadangan batu bara terbukti sebanyak 298 juta MT. Tahun 2026, Perseroan membidik total produksi batu bara sebesar 7,8 juta MT.
Baca Juga: MNC Energy Investments Targetkan Seluruh Tambang Raih Proper Biru Di 2026
Sebagai landasan awal, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah menyetujui kuota produksi sebesar 2 juta MT. Untuk mengejar pencapaian target produksi tersebut, Perseroan telah mengajukan revisi Ide Kerja dan Biaya Biaya (RKAB) kepada Kementerian ESDM.
Target ini diharapkan tercapai Di optimalisasi produksi Di tambang Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi (IUP-OP) PT Putra Muba Coal (PMC), PT Indonesia Batu Prima Energi (IBPE), dan PT Arthaco Prima Energy (APE).
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Hasil RUPST MNC Energy Investments Untuk Tahun Bacaan 2025











