loading…
Harga emas dunia kembali menjadi sorotan Sesudah sempat turun menembus level psikologis USD4.000 per troy ounce. Foto/Dok. SindoNews
Selain pergerakan emas, indeks volatilitas CBOE (VIX) sempat melampaui level 20 Ke perdagangan Jumat (23/10/2026). Kebugaran tersebut mengindikasikan meningkatnya ekspektasi volatilitas Ke pasar saham Amerika Serikat, sekaligus menjadi salah satu indikator perubahan sentimen risiko Ke pasar keuangan Internasional. Baca juga: Daftar Bangsa yang Menarik Perhatian Emas Di Bank Indonesia AS: Sisa Setengah Di Level Tertinggi 1970-an
Diskusi The Fed pekan ini menjadi salah satu agenda penting Untuk pelaku pasar emas. Investor Berencana mencermati keputusan suku bunga serta pernyataan The Fed mengenai prospek Keputusan moneter Amerika Serikat.
Ke Umumnya, ekspektasi suku bunga yang lebih tinggi dapat menekan harga emas Sebab Meningkatkan daya tarik instrumen Penanaman Modal berbunga. Sebagai Alternatif, prospek penurunan suku bunga dapat Memberi Pemberian Di harga emas.
Tetapi, arah pergerakan emas juga dipengaruhi Dari berbagai faktor lain. Termasuk Nilai Mata Uang Kurs Matauang Amerika AS, imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat, serta Kebugaran Politik Global Internasional.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Harga Emas Sempat Turun Jelang Diskusi The Fed, FirewoodFunded Soroti Volatilitas











