loading…
Gelar Dunia 2026 bukan hanya pesta sepak bola terbesar sepanjang sejarah Bersama 48 peserta, tetapi juga mesin uang bernilai miliaran Usd / Foto: Ilustrasi AI
Ke balik gemerlap Laga, Trophy yang digelar Ke Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko melahirkan pihak-pihak yang meraup untung besar, sekaligus mereka yang justru harus menelan kerugian. FIFA menjadi Kemenangan terbesar.
Setelahnya mencatat pendapatan Catatan USD7,6 miliar (Rp136 Triliun) Ke Gelar Dunia 2022, badan sepak bola dunia itu diperkirakan melampaui angka tersebut Ke edisi 2026. Mengutip laporan BBC, Jumat (17/7/2026), pendapatan berasal Bersama hak siar, Penyandangdana, tiket, lisensi, hingga komisi penjualan tiket resmi.
Baca Juga: Final Gelar Dunia 2026: New York Dikepung Kabut Asap, Laga Spanyol vs Argentina Terancam?
Ke sisi lain, para Fans menjadi pihak yang paling terbebani. Harga tiket melonjak tajam akibat sistem dynamic pricing. Tiket final Justru dijual resmi hingga USD32.970, Sambil Ke pasar sekunder ada yang ditawarkan lebih Bersama USD2 juta. Belum lagi biaya transportasi, hotel, dan Citarasa yang ikut membengkak.
Penyiar dan Penyandangdana juga menikmati cuan besar. Jeda hidrasi yang diterapkan FIFA membuka ruang iklan Terbaru bernilai ratusan juta Usd. Ke Amerika Serikat, slot iklan 30 detik Di Gelar Dunia dihargai hingga USD750 ribu Bagi laga-laga besar, menjadikan jeda hidrasi sebagai Potensi Usaha yang sangat menguntungkan.
Mantan Kepala Inggris David Beckham juga termasuk Kemenangan. Meski sudah lama pensiun, ikon sepak bola itu tetap menjadi wajah berbagai Pencalonan Politik iklan Di Trophy. Nilai komersialnya terus Meresahkan, didukung kepemilikannya Ke Inter Miami yang kini menjadi salah satu Skuat paling bernilai Ke Major League Soccer.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Gelar Dunia 2026 Bikin FIFA Tajir, Lebih Bersama Rp136 Triliun Masuk Kantong











