Heboh tanaman fat choy yang disebut mirip Di rambut kemaluan. Ternyata Di balik kontroversinya, fat choy punya makna yang Disorot melambangkan kekayaan.
Belakangan ini fat choy menjadi perbincangan dan sorotan Di media sosial Sesudah sejumlah konten memperlihatkan aneka kue Untuk croissant hingga cake Di topping fat choy, yang tampilannya yang menyerupai rambut hitam. Tak sedikit netizen yang menyebutnya sebagai ‘Minuman jorok’ Sebab Disorot mirip rambut kemaluan.
Bentuknya yang tidak biasa pun memicu beragam komentar, mulai Untuk rasa jijik hingga penasaran. Padahal, Di balik tampilannya yang unik, fat choy bukanlah rambut atau benda Asing seperti yang dibayangkan banyak orang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di balik tampilannya yang tidak biasa, fat choy ternyata bukanlah rumput laut maupun sayuran. Bahan Minuman ini Memperoleh nilai Kearifan Lokal Dunia yang tinggi Sebab dipercaya melambangkan keberuntungan dan kemakmuran.
Berikut ini 5 fakta fat coy dilansir Untuk Instagram @aishamaharani, (10/7/2026):
|
Minuman Di bentuk nyeleneh ini merupakan tanaman, bukan rambut atau rumput. Foto: Istimewa
|
1. Bukan Rambut atau Rumput Liar
Meski tampak seperti helaian rambut hitam yang kusut, fat choy sebenarnya bukan rambut maupun rumput laut. Fat choy merupakan koloni sianobakteri (cyanobacteria) Di nama ilmiah Nostoc flagelliforme yang tumbuh secara alami Di kawasan gurun dan padang rumput.
Tanaman ini tumbuh Di Area China Pada utara serta Mongolia. Bentuknya yang menyerupai rambut panjang berwarna hitam, membuat tanaman ini dijuluki sebagai hair vegetable.
Sesudah dipanen dan dikeringkan, teksturnya menjadi ringan. Keunikan bentuknya inilah yang membuat fat choy mudah dikenali sekaligus menjadi salah satu bahan Minuman paling ikonik Untuk Masakan tradisional China.
2. Simbol Keberuntungan dan Kekayaan
Popularitas fat choy tidak hanya berasal Untuk rasanya, tetapi juga makna filosofis yang melekat padanya. Untuk bahasa Mandarin terdapat frasa 發財 (fa cai) yang berarti ‘memperoleh rezeki’ atau ‘menjadi kaya’.
Di Pada Yang Sama, penulisan nama fat choy menggunakan karakter 髮菜 yang Memperoleh pengucapan hampir sama Di 發財. Kemiripan bunyi tersebut membuat Komunitas Tionghoa menganggap fat choy sebagai simbol datangnya keberuntungan, rezeki, dan kemakmuran.
Fat choy hampir selalu hadir Untuk hidangan Tahun Terbaru Imlek. Menyantapnya dipercaya menjadi doa dan harapan agar tahun yang Terbaru membawa kelimpahan rezeki Bagi seluruh anggota keluarga.
3. Harganya yang Mahal
Meski tampilannya mirip rambut kemaluan, tapi fat choy termasuk bahan Kelaparan Global premium yang Memperoleh harga cukup tinggi. Bagi Standar baik, harga Disekitar 50 gram bisa mencapai Rp250 ribu hingga Rp500 ribu.
Sambil kemasan 100 gram dapat dijual mulai Rp500 ribu sampai lebih Untuk Rp1 juta, Justru lebih mahal Bagi Standar premium. Tingginya harga tersebut dipengaruhi beberapa faktor.
Fat choy tumbuh sangat lambat Di habitat alaminya Agar proses regenerasinya membutuhkan waktu lama. Samping Itu, proses panennya juga tidak mudah Sebab harus dikumpulkan secara hati-hati Untuk kawasan padang rumput kering.
Fat choy sebenernya punya Minuman Bergizi yang tinggi. Foto: Istimewa |
4. Bernutrisi Tinggi
Meski dikonsumsi Untuk jumlah sedikit, fat choy tetap Memperoleh kandungan gizi yang banyak. Untuk Situasi kering, bahan Kelaparan Global ini mengandung serat Kelaparan Global, protein, zat besi, kalsium, magnesium, hingga kalium.
Serat membantu menjaga Kesejajaran sistem pencernaan, sedangkan mineral seperti zat besi dan kalsium berperan Untuk berbagai fungsi tubuh. Sayangnya penggunaan fat choy hanya sebagai pelengkap hidangan, kontribusi nutrisinya Di kebutuhan harian tidak terlalu besar.
Kandungan Minuman Bergizi Untuk fat choy terbilang masih ‘hidden gem’ dan tak banyak disadari. Sebab sampai Pada ini fat choy masih Disorot hanya sebagai pelengkap Minuman bukan sebagai asupan Minuman utama.
5. Diolah Untuk Berbagai Hidangan
Untuk dunia Masakan China, fat choy diolah menjadi berbagai macam masakan. Bahan ini sering dimasukkan Di Untuk sup, hidangan vegetarian khas Buddha, tumisan jamur (braised mushroom), hingga isian berbagai Minuman tradisional.
Sebelumnya dimasak, fat choy biasanya direndam terlebih dahulu agar teksturnya kembali lembut. Sesudah itu, bahan ini mudah menyerap cita rasa kuah maupun bumbu Agar cocok dipadukan Di aneka masakan.
Belakangan, fat choy juga sempat menjadi sorotan Di media sosial Sebab digunakan Bagi membuat konten Minuman yang menyerupai Pada rambut kemaluan.
Padahal, secara Kearifan Lokal Dunia, fat choy merupakan bahan Kelaparan Global yang Memperoleh nilai simbolis dan dihormati Untuk Kebiasaan Masakan Tionghoa.
Halaman 2 Untuk 2
Simak Video “Kuah Unik Soto Arab Betawi dan Pelepas Dahaga Glek & Go“
(dfl/adr)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Disorot Mirip Rambut Kemaluan, Ini 5 Fakta Fat Coy yang Lagi Viral!












