Bukan Awet Malah Cepat Busuk! 6 Konsumsi Ini Jangan Dibungkus Plastic Wrap

Jakarta

Plastic wrap alias cling wrap Karena Itu andalan Hingga banyak dapur Tempattinggal tangga. Tetapi, ternyata tak semua Konsumsi cocok dibalut jenis plastik pembungkus ini.

Plastic wrap sering dipakai Sebagai membungkus sisa Konsumsi, menutup adonan roti supaya permukaannya tak mengering Pada proofing, sampai membalut sandwich yang mau dibawa bepergian.

Menurut peneliti Ketahanan Pangan, Jessica Gavin, alasan utama orang memakai plastic wrap adalah Sebagai menjaga Mutu Konsumsi sekaligus memperpanjang masa segarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bahan ini bekerja Bersama Mengurangi penguapan, mencegah Konsumsi kering Hingga kulkas, dan mencegah aroma Konsumsi sampai Hingga Konsumsi lain Hingga sekitarnya.

Meski serbaguna, plastic wrap ternyata bukan solusi tepat Sebagai semua jenis Konsumsi. Ahli gizi Lavanya Kethamukkala, RDN, LDN, CLT menjelaskan bahwa plastic wrap Karena Itu pilihan yang kurang tepat Sebagai Konsumsi yang butuh sirkulasi udara, perlu melepaskan uap air, atau masih Untuk Situasi panas.

Dilansir Bersama Eating Well (7/8), berikut 6 jenis Konsumsi yang sebaiknya tidak dibungkus plastic wrap:

1. Sisa Konsumsi yang Masih Panas

Membungkus sisa Konsumsi atau menutup loyang kue Bersama plastic wrap memang Karena Itu kebiasaan umum. Tetapi sebaiknya tunggu sampai Konsumsi benar-benar dingin dulu Sebelumnya dibungkus.

Menurut Gavin, menutup Konsumsi yang masih sangat panas bisa memerangkap panas dan uap air, Agar proses pendinginan Karena Itu lambat dan Konsumsi lebih lama berada Hingga suhu “zona bahaya”yakni kisaran 4-60 derajat Celsius. Situasi ini adalah tempat Unjuk bakteri berkembang biak.

Solusinya, biarkan Konsumsi dingin dulu, Mutakhir bungkus Bersama memberi sedikit jarak Di Konsumsi dan plastic wrap. Menyimpan Konsumsi Hingga wadah kaca berpenutup juga bisa membantu proses pendinginan lebih efektif dan aman, tapi tetap tunggu sampai dingin Sebelumnya menutup wadahnya.

2. Keju Lunak

Brie, Camembert, blue cheese, dan goat cheese Berencana lebih awet kalau Memperoleh Kesejajaran kelembapan dan sirkulasi udara yang pas. Kalau dibungkus Diskusi-Diskusi Bersama plastic wrap, uap air justru terperangkap Hingga permukaan keju lunak ini Agar mempercepat pembusukan atau mengubah tekstur dan rasanya.

Sebagai gantinya, Gavin menyarankan membungkus keju lunak secara longgar Bersama Kertas roti (parchment paper) atau cheese paper, lalu menyimpannya Untuk wadah yang tetap memungkinkan sirkulasi udara agar keju-keju premium ini tetap segar.

3. Mentega

Gavin menegaskan plastic wrap sebenarnya aman digunakan sesuai petunjuk. Tetapi Konsumsi berlemak tinggi seperti mentega atau Energi berisiko berinteraksi Bersama zat aditif tertentu Untuk plastik yang larut Untuk lemak, seperti phthalate.

Sebab itu, ia menyarankan selalu memilih plastic wrap berlabel ‘BPA-free’ atau ‘phthalate-free’, dan mencari alternatif penyimpanan lain Sebagai Konsumsi berlemak.

“Saya pribadi lebih menghindari kontak langsung berkepanjangan Di plastic wrap dan Konsumsi yang sangat berlemak,” ujar Gavin. Kertas roti atau beeswax wrap bisa Karena Itu lapisan pelindung yang baik, atau simpan mentega Untuk wadah kaca Sebagai menjaga kualitasnya.

4. Sayuran Berdaun dan Herba Segar

Sayuran hijau dan herba memang sering dijual Untuk kemasan plastik Hingga supermarket, tapi itu bukan berarti harus disimpan Hingga Tempattinggal Bersama plastic wrap juga.

Kethamukkala menjelaskan bahwa produk segar perlu tetap “bernapas” alias berespirasi Sesudah dipanen, Agar terus melepaskan uap air. Kemasan Hingga toko dirancang khusus agar kelembapan bisa keluar dan udara tetap Datang, Sambil Itu plastic wrap Hingga Tempattinggal tidak dirancang Sebagai itu.

Kethamukkala menyarankan pakai wadah yang dialasi tisu dapur kering, atau kantong khusus produk segar yang breathable. Sebagai herba, Gavin merekomendasikan membungkusnya longgar Bersama tisu dapur lembap, lalu memasukkannya Hingga wadah atau kantong yang bisa dipakai ulang.

5. Jamur

Sama seperti sayuran dan herba, jamur juga butuh “bernapas” supaya lebih awet Hingga kulkas. “Plastik memerangkap kelembapan, membuat jamur Karena Itu lendiran dan memperpendek masa simpannya,” jelas Kethamukkala.

Kantong Kertas Karena Itu solusi yang lebih pas Sebab bisa menyerap kelebihan uap air sekaligus menjaga sirkulasi udara tetap baik. Situasi yang lebih gelap Hingga Untuk kantong Kertas juga membantu jamur bertahan lebih lama.

6. Buah Citrus yang Sudah Dipotong

Lemon, jeruk nipis, jeruk, dan grapefruit yang sudah dipotong bersifat sangat asam, dan sifat asam ini bisa memengaruhi Mutu plastik sekaligus rasa buahnya, terutama kalau disimpan Untuk waktu lama, kata Gavin.

Plastic wrap Bisa Jadi masih cocok dipakai Sebagai penyimpanan sehari, tapi Sebagai jangka lebih panjang sebaiknya gunakan wadah nonreaktif seperti kaca atau wadah silikon food-grade agar kesegaran buah tetap terjaga.

Halaman 2 Bersama 2

Simak Video “Rasakan Kreasi Menu Hingga Dunia Wonderland ala Mie Sedaap Ini!
(yms/yms)


Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Bukan Awet Malah Cepat Busuk! 6 Konsumsi Ini Jangan Dibungkus Plastic Wrap