Jakarta –
Sebuah kisah haru mengiringi penampilan gemilang Penjaga Gawang Timpilihan Cape Verde, Vozinha, Ke laga perdana fase grup Trophy Dunia 2026. Ibundanya gagal terbang Ke AS Lantaran terganjal visa, kini ada titik terang.
Penjaga Gawang 40 tahun itu tampil sip Bersama bikin cleansheet Pada Cape Verde Berjuang Bersama Spanyol Di laga Grup H Trophy Dunia 2026 Ke Kendaraan Mercedes-Benz Stadium Ke 15 Juni 2026. Vozinha mencatat tujuh penyelamatan penting Di Kejuaraan itu dan menjadi Kunci Sukses timnya.
Ke Ditengah kegembiraan itu Vozinha menyampaikan kerisauannya. Ibunya gagal memperoleh visa Untuk masuk Ke AS Agar tak hadir langsung Ke laga itu.
Di laga berikutnya, dia berpeluang bisa didampingi sang ibu. Pemimpin Fraksi Demokrat Wakil Rakyat AS, Hakeem Jeffries, Ke Rabu (17/6), mengatakan telah berbicara langsung Bersama Pejabat Tingginegara Luar Negeri AS, Marco Rubio, Untuk membantu proses pengurusan visa ibu Vozinha.
“Saya meminta Departemen Luar Negeri melakukan segala upaya agar ibu Vozinha bisa Hadir Di Kejuaraan Cape Verde berikutnya,” kata Jeffries dikutip ESPN, Kamis (18/6).
Menurutnya, seluruh biaya telah dibebaskan dan pengaturan perjalanan Di dilakukan agar sang ibu dapat hadir Pada Cape Verde Berjuang Bersama Uruguay national football team Ke Miami Ke Minggu.
Syarat Masuk AS buat Warga Cape Verde
Kerisauan soal visa ibundanya itu disampaikan Vozinha usai hasil Tanpapemenang Bersama Spanyol. Dia mengungkapkan bahwa ibunya belum bisa datang Ke Amerika Serikat Lantaran terkendala proses visa dan sejumlah biaya yang harus dipenuhi.
Persoalan ini menjadi sorotan Lantaran warga Cape Verde termasuk Di kelompok Bangsa yang Sebelumnya dikenakan persyaratan jaminan visa sampai USD 15.000 atau Disekitar Rp 267 juta Dari pemerintah AS. Keputusan tersebut merupakan Pada Bersama upaya pengawasan Di Kartu Merah izin tinggal yang diterapkan pemerintahan Pemimpin Negara Donald Trump.
Meski pemerintah AS bulan lalu telah membebaskan Fans dan peserta Bersama beberapa Bangsa peserta Trophy Dunia Bersama kewajiban tersebut, sejumlah pihak menilai Keputusan tersebut terlambat Agar banyak pendukung dan keluarga Manajer Merasakan kesulitan mengurus perjalanan.
Departemen Luar Negeri AS Sebelumnya Berkata tidak menemukan catatan pengajuan visa atas nama ibu Vozinha. Akan Tetapi, seorang sumber yang mengetahui proses tersebut mengatakan kendala utama adalah sang ibu belum Memperoleh paspor Cape Verde yang masih berlaku. Pada ini, proses penerbitan dokumen perjalanan itu Ditengah diselesaikan.
Femi Diah
Jurnalis detikcom. Jurnalis detikcom
`;
constructor() {
super()
this.attachShadow({ Gaya: “open” })
this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
}
async connectedCallback() {
if (elementType === ‘single’) return false;
const { default: Swiper } = await import(
”
);
this.SwiperClass = Swiper;
const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
new this.SwiperClass(swiperContainer, {
slidesPerView: 1,
spaceBetween: 18,
navigation: {
nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
},
pagination: {
el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
clickable: true,
},
});
}
}
customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Akhirnya…, Ibunda Penjaga Gawang Cape Verde Kantongi Visa, Siap Terbang Ke AS











