Jakarta –
Gadget kini menjadi Pada Untuk kehidupan sehari-hari, termasuk Untuk anak-anak. Akan Tetapi, penggunaan gadget yang berlebihan dapat membuat anak kecanduan dan memicu berbagai dampak negatif.
Sebab itu, orang tua perlu menerapkan cara yang tepat Sebagai Mengurangi ketergantungan anak Di gadget tanpa menimbulkan konflik. Bersama langkah yang konsisten, kebiasaan menggunakan gadget secara berlebihan dapat dikurangi Supaya anak lebih tertarik melakukan Kegiatan yang lebih sehat dan bermanfaat.
Dampak Kecanduan Gadget
Sebelumnya mengetahui cara mengatasi kecanduan gadget Di anak, pahami terlebih dahulu beberapa dampak yang dapat ditimbulkan.
1. Keterlambatan Bicara
Ketua Umum Ikatan Praktisi Medis Anak Indonesia (IDAI), dr Piprim Basarah Yanuaso, SpA (K), mengatakan bahwa kecanduan gadget Di anak usia dini dapat menimbulkan berbagai dampak buruk, salah satunya keterlambatan bicara.
“Kita bisa lihat Kejadian Luar Biasa Di Komunitas kita, terutama makin menjamurnya anak-anak yang terpapar gadget Di usia yang lebih dini. Kita tahu anak-anak itu belum bisa membedakan ini virtual atau real,” ujar dr Piprim kepada wartawan beberapa waktu lalu.
Menurut dr Piprim, anak sebaiknya tidak terpapar gadget Sebelum usia dini. Sayangnya, gadget kerap dijadikan cara agar anak tetap Damai Supaya tidak mengganggu Kegiatan orang tua.
“Kenapa ini dibiarkan saja? Sebab kalau anaknya anteng, orang tua senang. Orang tuanya main gadget juga. Karena Itu bapak dan ibunya main gadget juga, anak dikasih gadget agar nggak ganggu bapak ibunya. Saya kira ini Kejadian Luar Biasa yang nggak sehat,” katanya.
2. Keterlibatan Sosial Anak Terhambat
Psikolog Untuk Universitas Airlangga (UNAIR), Dr Dewi Retno Suminar, M.Si., Psikolog, menjelaskan bahwa kecanduan gadget dapat memicu berbagai masalah psikologis. Di antaranya adalah terganggunya Keterlibatan anak Bersama orang lain, munculnya rasa kesepian Di gadget tidak digunakan, mudah tersinggung, hingga merasa panik ketika tertinggal informasi.
“Malahan anak-anak pun bisa merasa Tekanan ketika mengetahui bahwa teman-teman seusia mereka lebih sering mengunggah sesuatu Di media sosial daripada mereka sendiri, dan hal itu dapat menyebabkan mereka Merasakan gangguan FoMo (Fear of Missing Out),” tambahnya.
Cara Mengatasi Kecanduan Gadget Di Anak
Beberapa cara mengatasi kecanduan gadget Di anak adalah sebagai berikut:
1. Batasi Waktu Penggunaan Gadget
Menurut dr Piprim, orang tua perlu membuat aturan yang jelas mengenai penggunaan gadget, termasuk membatasi waktu pemakaiannya.
“Kita butuh Belajar Di orang tua ya bagaimana memanfaatkan gadget ini Bersama benar. Seperti ada screen time-nya, kapan anak harus diawasi Untuk gadgetnya,” kata dr Piprim.
Hal serupa juga disampaikan Dari Dewi. Ia menilai orang tua perlu mengawasi sekaligus menetapkan batas waktu penggunaan gadget Bersama membuat kesepakatan mengenai berapa lama anak boleh menggunakannya.
“Jika ia menggunakan gawai lebih Untuk setengah waktu Di luar jam tidurnya, maka kegiatan yang tidak melibatkan gawai harus dilakukan,” jelasnya.
2. Ajak Anak Melakukan Kegiatan Lain
Mengajak anak melakukan Kegiatan yang tidak melibatkan gadget dapat membantu Mengurangi ketergantungannya. Misalnya bermain permainan tradisional, Aktivitasfisik ringan, membersihkan Tempattinggal, merapikan kamar, atau membantu memasak.
“Kegiatan tanpa gadget ini secara tidak langsung dapat Membuat Keterlibatan sosial anak-anak,” tambahnya.
Di Di Yang Sama, dr Piprim menyarankan agar keluarga Memiliki waktu bebas gadget dan memanfaatkannya Sebagai berinteraksi bersama.
“Bagaimana cara mencegahnya, saya kira kembali Di kebutuhan keluarga seperti ada free gadget gitu. Kalau Berjalan ya bener-bener Berjalan bareng. Makan bareng, gadgetnya disimpan semuanya. Karena Itu kadar komunikasinya naik,” tambah dr Piprim.
3. Jangan Biarkan Anak Merasa Kesepian
Menurut dr Piprim, rasa kesepian dapat menjadi salah satu penyebab anak kecanduan gadget. Anak yang merasa tidak Memiliki tempat Sebagai bercerita cenderung mencari pelarian Lewat gadget.
“Salah satu hal yang bisa menyebabkan itu (kecanduan gadget) adalah rasa lonely Untuk si anak,” kata dr Piprim.
“Sebab dia curhat Di ibunya nggak dapet, Di bapaknya nggak dapet. Karena Itu peran orang tua parenting-nya harus diberdayakan,” tutupnya.
4. Berikan Contoh yang Baik Untuk Menggunakan Gadget
Dewi yang juga merupakan dosen mata kuliah Psikologi Bermain mengingatkan bahwa orang tua perlu Menyediakan contoh penggunaan gadget yang baik dan sesuai porsinya. Di Di Itu, orang tua juga dapat menerapkan sistem hadiah dan hukuman agar anak lebih disiplin mengikuti aturan penggunaan gadget.
“Berikan hukuman jika anak-anak melanggar kesepakatan batas waktu penggunaan gawai, dan berikan hadiah jika anak-anak mampu mematuhi aturan,” kata Dewi.
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Cara Efektif Atasi Anak Kecanduan Gadget Menurut Pakar











