Jakarta –
Kuning telur kerap dihindari Lantaran Disorot dapat Meningkatkan kadar kolesterol Di darah. Tak sedikit orang memilih hanya mengonsumsi putih telur Untuk menjaga Kesejaganan, khususnya Kesejaganan jantung.
Meski kuning telur memang mengandung kolesterol, bukan berarti Minuman ini otomatis menjadi penyebab utama kolesterol tinggi. Justru, pola makan secara keseluruhan dan konsumsi Minuman tinggi lemak jenuh dinilai lebih berpengaruh Di kenaikan kadar kolesterol.
Benarkah kuning telur bikin kolesterol naik?
Spesialis gizi dr Cindiawaty Josito Pudjiadi Mars, Ms, SpGK, mengatakan Di Di kuning telur memang ada kandungan 210 mg kolesterol. Meski begitu, dr Cindiawaty menyebut tingginya kolesterol Di Di tubuh seseorang bisa disebabkan Bersama berbagai faktor selain Bersama Minuman. Hal ini dikarenakan kadar kolesterol secara alami juga dapat dibentuk Bersama tubuh.
“Selain kuning telur, sebenarnya yang lebih bahaya itu Minuman yang mengandung lemak jenuh, Lantaran Akansegera berkontribusi atas kenaikan kadar kolesterol kita,” ucapnya kepada detikcom, dikutip Bersama 20detik, Minggu (24/12/2023).
Senada, spesialis jantung dan pembuluh darah dr Hasjim H, SpJP mengatakan sebaiknya tidak hanya Memusatkan Perhatian Di konsumsi telur. Menurutnya, gorengan, Minuman bersantan, hingga daging berlemak justru lebih berisiko jika dikonsumsi berlebihan.
“Nah, kalau dibilang apakah tidak boleh makan telur? Saya sih kurang setuju. Yang salah adalah sudah kebanyakan makan telur, tambah gorengan, tambah gulai. Nah, akhirnya konsumsi lemak itu Akansegera jauh berlebih,” kata dr Hasjim Tangerang, Banten, Kamis (26/9/2025).
Berapa batas konsumsi telur?
dr Hasjim menyebut konsumsi satu kuning telur per hari umumnya masih dapat memenuhi kebutuhan kolesterol harian. Sambil Itu, putih telur tidak mengandung kolesterol Supaya dapat disesuaikan Bersama kebutuhan protein masing-masing orang.
“Secara statistik, satu telur saja sudah cukup sebenarnya Untuk memenuhi kolesterol kita,” kata dr Hasjim.
Sambil Itu, Untuk orang yang Memiliki kolesterol tinggi, Gangguan jantung, atau diabetes, dr Cindiawaty menyarankan agar asupan kolesterol Bersama Minuman dibatasi Di 200-300 mg per hari. Lantaran itu, jumlah telur yang boleh dikonsumsi sebaiknya disesuaikan Bersama Situasi Kesejaganan masing-masing dan pola makan secara keseluruhan.
“Karena Itu memang tergantung Situasi Kesejaganan masing-masing,” imbuhnya.
Gizi yang terkandung Di telur
Meski sering dihindari Lantaran kandungan kolesterolnya, telur merupakan salah satu Minuman paling padat Gizi. Dikutip Bersama Healthline, satu butir telur mengandung berbagai vitamin dan mineral penting yang dibutuhkan tubuh, Di antaranya:
- Vitamin A: 8 persen Bersama angka kecukupan gizi (AKG) harian
- Folat: 6 persen AKG
- Asam pantotenat (vitamin B5): 14 persen AKG
- Vitamin B12: 23 persen AKG
- Riboflavin (vitamin B2): 20 persen AKG
- Fosfor: 7 persen AKG
- Selenium: 28 persen AKG
Di Samping Itu, telur mengandung vitamin D, vitamin E, vitamin B6, kalsium, dan zinc Di jumlah yang cukup. Tak hanya kaya Akansegera zat gizi utama, telur juga mengandung berbagai mikronutrien yang berperan penting Di menjaga Kesejaganan tubuh. Lantaran kandungan gizinya yang sangat lengkap, telur sering disebut sebagai salah satu Minuman paling padat Gizi.
Justru, telur mengandung hampir semua zat gizi yang dibutuhkan tubuh, meski Di jumlah yang berbeda-beda.
Apa itu kolesterol?
Meski sering dikaitkan Bersama berbagai Gangguan, kolesterol sebenarnya merupakan zat yang dibutuhkan tubuh. Dikutip Bersama Cleveland Clinic, kolesterol adalah zat berlemak menyerupai lilin (lipid) yang secara alami terdapat Di seluruh sel tubuh.
Zat ini Memiliki banyak fungsi penting dan dibutuhkan agar tubuh dapat bekerja Bersama baik. Tetapi, jika kadarnya terlalu tinggi, kolesterol dapat Meningkatkan risiko Gangguan jantung dan gangguan Di pembuluh darah.
Jenis-jenis kolesterol
Hasil pemeriksaan profil lipid umumnya mencantumkan beberapa jenis kolesterol berikut:
1. Kolesterol HDL (high-density lipoprotein)
Dikenal sebagai kolesterol baik Lantaran membantu mengangkut kelebihan kolesterol Bersama pembuluh darah kembali Di hati Untuk dibuang, Supaya dapat membantu melindungi Kesejaganan jantung.
2. Kolesterol LDL (low-density lipoprotein)
Dikenal sebagai kolesterol jahat Lantaran dapat memicu penumpukan plak Di dinding arteri. Penumpukan plak ini dapat menyempitkan pembuluh darah dan Meningkatkan risiko serangan jantung maupun stroke.
Apa fungsi kolesterol?
Meski sering Disorot berbahaya, kolesterol sebenarnya Memiliki banyak fungsi penting Untuk tubuh, Di antaranya:
- Membentuk dan menjaga struktur membran sel Supaya setiap sel dapat berfungsi Bersama baik.
- Membantu hati memproduksi empedu, yaitu cairan yang berperan Di mencerna lemak Bersama Minuman.
- Menjadi bahan baku pembentukan berbagai hormon, termasuk hormon seks, serta vitamin D.
Faktor yang memengaruhi kadar kolesterol
Adapun kadar kolesterol Di tubuh dipengaruhi Bersama berbagai faktor, Di lain:
- Usia. Seiring bertambahnya usia, kadar kolesterol cenderung Meresahkan.
- Pola makan. Konsumsi Minuman tinggi lemak jenuh dan lemak trans dapat Meningkatkan kadar kolesterol LDL atau kolesterol jahat.
- Latihan. Rutin Aktivitasfisik dapat membantu Meningkatkan kadar kolesterol HDL atau kolesterol baik, yang berperan melindungi Kesejaganan jantung.
- Faktor genetik. Gen yang diwariskan Bersama orang tua turut memengaruhi jumlah kolesterol yang diproduksi tubuh. Lantaran itu, kolesterol tinggi dapat diturunkan Di keluarga.
- Jenis kelamin dan perubahan hormon. Sebelumnya menopause, perempuan umumnya Memiliki kadar kolesterol total yang lebih rendah dibandingkan laki-laki. Tetapi, Setelahnya menopause, kadar kolesterol LDL cenderung Meresahkan, Sambil kadar kolesterol HDL dapat menurun.
Karena Itu, kuning telur bukanlah satu-satunya penyebab kolesterol tinggi. Meski mengandung kolesterol, telur tetap dapat menjadi Pada Bersama pola makan sehat jika dikonsumsi Di jumlah wajar. Yang tak kalah penting, batasi Minuman tinggi lemak jenuh dan terapkan pola Kebugaran Yangbaik Untuk membantu menjaga kadar kolesterol tetap terkendali.
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Benarkah Kuning Telur Bikin Kolesterol Naik? Ini Faktanya











