loading…
Indodax mengingatkan Komunitas Bagi mewaspadai maraknya modus phishing dan customer support (CS) palsu. FOTO/iStock Photo
Perusahaan menilai pelaku kejahatan siber kini lebih sering mengeksploitasi kelengahan Pemakai Melewati Cara social engineering dibandingkan menyerang sistem Ilmu Pengetahuan secara langsung.
“Di ini pelaku kejahatan siber tidak lagi hanya mencari celah Di sistem, tetapi juga mencari celah Di manusia. Modus CS palsu merupakan salah satu bentuk social engineering yang memanfaatkan rasa panik dan kepercayaan Pemakai agar secara sukarela Memberi akses Ke akun mereka,” kata Chief Marketing Officer Indodax Aloysia Dian seperti dikutip Di Kamis (25/6/2026).
Baca Juga: Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
Berdasarkan laporan Perlindungan Web3 Di perusahaan Perlindungan Rantai Blok Hacken, lebih Di 63 persen total kerugian akibat insiden Perlindungan Di kuartal I 2026 berasal Di phishing dan social engineering. Di total kerugian Disekitar 482 juta Kurs Matauang Amerika AS sepanjang Januari-Maret 2026, Disekitar 306 juta Kurs Matauang Amerika AS Di antaranya dipicu serangan berbasis manipulasi Pemakai tersebut.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Waspadai Phishing dan CS Palsu Di Platform Kripto, Begini Modusnya











