loading…
40 kapal tanker raksasa yang mengangkut total 80 juta barel Energi mentah kini berbaris rapi, bersiap keluar secara serentak Di Selat Hormuz, menyusul penandatanganan kesepakatan damai Di AS dan Iran. Foto/Dok
Berdasarkan data pelacakan maritim Vortexa yang dirilis Di Bloomberg, kepungan armada tanker ini akhirnya Merasakan lampu hijau Untuk berlayar Sesudah urat nadi perdagangan laut tersebut sempat lumpuh total akibat Konflik Bersenjata AS bersama Israel melawan Iran.
Sinyal Genangan Air Energi ini diprediksi Akansegera langsung mengguncang peta harga energi dunia, sekaligus menjadi kabar yang paling ditunggu-tunggu Di miliaran konsumen Hingga seluruh bumi. Baca Juga: Prancis Naik Pitam! Siap Jegal Iran soal Tarif Tol Hingga Selat Hormuz
Asia Di Sebab Itu Target Utama: RI Wajib Bersiap Amankan Pasokan
Distribusi Di 80 juta barel Energi ini Akansegera Berorientasi penuh Di kawasan Asia Untuk memulihkan stok kilang yang sempat sekarat Di tiga bulan terakhir. Rincian pergerakan 40 supertanker tersebut meliputi 21 Kapal Tanker dipastikan bergerak Ke pasar Asia.
5 Kapal Tanker menetapkan China sebagai destinasi akhir mereka. Lalu 5 Kapal Tanker mengarah Hingga Singapura dan Malaysia, yang merupakan hub transit komersial utama Hingga Asia Tenggara (bertetangga langsung Di Indonesia).
Satu fakta Menarik Perhatian yang dicatat adalah tidak ada satu pun Di tanker-tanker tersebut yang membawa Energi mentah milik Iran. Seluruh muatan tersebut merupakan pasokan Di Negeri-Negeri Arab sekutu Barat yang Di berbulan-bulan terperangkap Hingga Di Teluk akibat blokade maritim.
Baca Juga: AS-Iran Berdamai, Harga Energi Terjun Bebas Hingga Bawah USD80 per Barel
Berita ini langsung meruntuhkan spekulasi liar para spekulan yang sempat menakut-nakuti publik Di ramalan harga Energi bakal tembus ratusan Nilai Mata Uang Amerika. Kepastian bahwa kedua belah pihak (AS-Iran) serius berdamai kali ini membuat bank-bank Penanaman Modal Di Negeri raksasa Wall Street langsung kompak memangkas habis (slash) proyeksi harga Energi mereka Untuk kuartal Di.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: 80 Juta Barel Energi Siap Tumpah Hingga Pasar Dunia, 40 Kapal Tanker Antre Keluar Di Selat Hormuz











