Lionel Messi resmi dinobatkan sebagai penyandang status top skor Trophy Dunia sepanjang masa Di koleksi 18 Tendangan melewati capaian Miroslav Klose. Tentunya, La Pulga masih berpeluang menambah jumlah Tendangan ini.
Sejarah ini dicatat Messi Di Argentina melawan Austria Ke Dallas Stadium, Texas, Untuk laga kedua Grup J Trophy Dunia 2026, Selasa (23/6) dini hari WIB. Striker berusia 38 tahun, dan Berencana mencapai 39 tahun itu memborong dua Tendangan Menang Sebagai Albiceleste.
Lima Pilar Pola Makan La Pulga
Sebagai mempertahankan Situasi sang mega bintang tetap Ke level elit, Regu Konsumsi Bergizi Untuk Messi merancang Pola Makan khusus. Dikutip Untuk The Srandard, tujuannya adalah menghilangkan gula olahan dan karbohidrat sederhana.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Asupan harian Messi dibatasi secara ketat Ke lima kategori Konsumsi organik:
- Hidrasi premium: Sejumlah besar air murni Sebagai menjaga hidrasi sel.
- Energi zaitun extra virgin: Digunakan sebagai Energi masak utamanya, kaya Berencana asam oleat yang baik Sebagai Kesejaganan jantung dan membantu mengelola kolesterol.
- Biji-bijian utuh: Karbohidrat kompleks Di indeks glikemik rendah yang menstabilkan gula darah, mengontrol lemak tubuh, dan Menyediakan pelepasan energi yang berkelanjutan.
- Buah-buahan segar: Kaya Berencana vitamin esensial dan antioksidan alami.
- Sayuran segar: Menyediakan serat Konsumsi, mineral, dan asam lemak Omega-3 esensial.
Tanpa Konsumsi Cepat Saji
Ketahanan karier Messi yang luar biasa juga merupakan hasil Untuk apa yang ia hindari. Ke tahun 2014, mantan manajernya, Pep Guardiola, memperingatkannya bahwa memperpanjang kariernya Ke level tertinggi Berencana membutuhkan larangan permanen Di minuman ringan berkarbonasi dan pizza.
Menunjukkan kedisiplinan diri yang luar biasa, Messi telah sepenuhnya menjauhi kedua Konsumsi tersebut Di dua belas tahun berturut-turut.
Menjaga Massa Otot
Sama seperti kebanyakan Olahragawan Sepakbola Ke level elit, Messi juga menjaga massa ototnya Di Dukungan Ilmu Pengetahuan.
Ke pusat Kondisifisik, Messi menggunakan berbagai alat Pertarungan Persahabatan fungsional khusus Sebagai mengaktifkan otot-otot penstabil jaringan Untuk yang sering diabaikan Untuk Pertarungan Persahabatan standar.
Ke Samping Itu, Pertarungan Persahabatan inti seperti sit-up tetap menjadi dasar rutinitas hariannya.
Di memperkuat punggung, perut, dan bokongnya, Messi mempertahankan stabilitas inti tubuh (otot core) yang luar biasa. Messi juga memanfaatkan tubuh pendekknya Sebagai akselerasi eksplosif yang memungkinkannya Sebagai terus-menerus mengungguli para Olahragawan bertahan yang lebih muda.
Halaman 2 Untuk 2
(dpy/kna)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Dari Sebab Itu Top Skor Trophy Dunia Sepanjang Masa, Ini Cara Messi Tetap Segar Ke Usia 38











