Jakarta, CNN Indonesia —
Pembantu Presiden Tim Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melempar usul pemberian insentif Bagi sepeda Kendaraan Bermotor Roda Dua listrik sebesar Rp5 juta per unit. Insentif ini didorong diberikan tahun ini secara bertahap.
Menurut Purbaya insentif ini difokuskan Bagi pembelian unit Terbaru.
“Kalau saya sih, saya usulkan kita kasih yang Terbaru dulu, yang per tahun 6 juta penjualan Kendaraan Bermotor Roda Dua kan, tapi enggak semua sekali (penyaluran),” ujar Purbaya Ke Jakarta, Jumat (24/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Purbaya mengatakan sudah meminta arahan Ri Prabowo Subianto Yang Terkait Bersama usulan tersebut. Ide ini juga dikatakan Di dibahas bersama Pembantu Presiden Tim Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan Pembantu Presiden Tim Menteri Perindustrian Agus Gumiwang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Saya juga minta tanggapan Pak Ri, beliau sudah memberi petunjuk, jalankan kalau anggarannya ada,” ucap dia.
Soal besaran Rp5 juta per unit, kata Purbaya, masih usulan awal dan Akansegera difinalisasi Setelahnya dibahas Bersama kementerian lain.
“Bantuan Fluktuasi Harga Bisa Jadi Rp5 juta per Kendaraan Bermotor Roda Dua. Yang jelas saya mesti diskusi dulu Bersama Pembantu Presiden Tim Menteri Perindustrian dan Pak Menko (Airlangga) dan kami laporkan lagi Di Ri sesuai Bersama petunjuk Ke waktu itu,” kata dia.
Sebelumnya pemerintah memberi insentif Bagi pembelian Kendaraan Bermotor Roda Dua listrik Terbaru sebesar Rp7 juta per unit mulai 2023. Insentif itu dilanjutan Di 2024 Akan Tetapi kuotanya dibatasi Lantaran minat Kelompok tak besar.
Lalu Ke Oktober 2024 insentif ini dihentikan Setelahnya kuota habis. Ke 2025 tak ada kejelasan soal kelanjutan insentif yang akhirnya membuat penjualan Kendaraan Bermotor Roda Dua listrik turun drastis.
(fea/fea)
Add
as a preferred
source on Google
Artikel ini disadur –> Cnnindonesia News: Kemenkeu Usul Insentif Kendaraan Bermotor Roda Dua Listrik Rp5 Juta per Unit











