Ramai Trend Populer minum oli Di Sulawesi Selatan, diklaim sebagian orang bisa menambah stamina. Ahli Kepuasan Gangguan Di Aru Ariadno menegaskan, oli memang tidak diperuntukkan Untuk dikonsumsi manusia.
Menurutnya, oli mengandung berbagai bahan kimia berbahaya seperti pewarna, pengawet, hingga pelarut yang sama sekali bukan Untuk tubuh. Ia mengingatkan, risiko yang ditimbulkan tidak main-main dan bisa berujung kematian.
“Risiko bisa menyebabkan kematian, dimulai Di muntah-muntah, diare, muntah darah sampai mengancam nyawa,” ujarnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kandungan beracun Di oli disebut dapat merusak organ vital seperti hati dan ginjal. Di Kepuasan tertentu, paparan ini Justru bisa berkembang menjadi gagal organ.
Tak berhenti Di situ, zat kimia Di oli juga Berpotensi Untuk mengganggu sistem saraf. Efeknya mulai Di kejang, penurunan kesadaran, hingga koma.
Aru pun mengimbau Komunitas agar lebih bijak Di memilih asupan. Ia menyarankan konsumsi Minuman dan minuman bergizi seimbang serta menghindari Minuman tidak sehat.
Sebelumnya Itu, Trend Populer ini juga telah Menyambut sorotan Di Dinas Kesejaganan (Dinkes) Sulsel. Kepala Dinkes Sulsel, Evi Mustikawati Arifin, menyebut Gaya tersebut tidak Memperoleh dasar Kesejaganan dan justru berisiko serius Untuk tubuh.
“Trend Populer minum oli sangat berbahaya dan tidak Memperoleh manfaat Kesejaganan sama sekali. Oli mengandung bahan kimia beracun seperti hidrokarbon, logam berat, dan aditif industri yang dapat merusak berbagai organ tubuh,” kata Evi kepada detikSulsel, Minggu (12/4/2026).
Evi menekankan Di dunia medis, oli sama sekali tidak layak dikonsumsi. Cairan ini bersifat lipofilik atau tidak bisa larut Di air, Supaya sulit diproses Bersama tubuh.
Konsumsi oli bisa memicu keracunan hingga Gangguan kronis. Dampak awalnya bisa berupa iritasi lambung yang menyebabkan mual, muntah, nyeri perut, hingga luka dan risiko perdarahan.
Tak hanya itu, oli juga berbahaya Untuk sistem pernapasan. Jika masuk Di saluran napas, risikonya bisa memicu pneumonia aspirasi yang berujung fatal.
“Jika oli masuk Di saluran napas bisa menyebabkan pneumonia aspirasi Bersama Tanda sesak napas, batuk, nyeri dada, Justru gagal napas,” jelasnya.
Halaman 2 Di 2
Simak Video “Video Sejumlah Gangguan Hantui Korban Bencana Di Sumatera“
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Viral Trend Populer Minum Oli Untuk Stamina Di Sulsel, Ahli Kepuasan Ingatkan Dampak Fatal









