Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya Di sini!

Foto Travel
Najm Dhiaulhaq – detikTravel
Rabu, 04 Mar 2026 04:02 WIB
Meksiko – Penari bertopeng kayu memadati jalanan Almolonga, Naolinco, Di karnaval Kearifan Lokal Afro-Meksiko yang telah berlangsung lebih Bersama satu abad.
Detail topeng kayu berwajah ekspresif terlihat Di peserta berpose Di bawah cahaya matahari. Topeng berbentuk banteng dan hewan bertanduk umum digunakan Di Kearifan Lokal setempat, yang berkembang Bersama perpaduan pengaruh Afrika Barat, Spanyol kolonial, dan Kearifan Lokal Global pribumi Mesoamerika. REUTERS/Rolando Ramos
Para penari Di menari Bersama diiringi Bunyi, mengenakan jubah dan kostum tebal yang berayun mengikuti langkah tari. Elemen lonceng kecil Di kaki penari menambah ritme Di mereka bergerak mengikuti Bunyi tradisional. REUTERS/Rolando Ramos
Seorang peserta bertopeng terlihat Lewat jendela kendaraan Di pawai berlangsung. Karnaval Almolonga tak hanya menjadi tontonan, tetapi juga pengingat sejarah panjang komunitas Afro keturunan Di Veracruz. REUTERS/Rolando Ramos
Seorang peserta berdiri Bersama kostum panjang bermotif cerah dan topeng kayu khas. Kearifan Lokal ini menjadi ruang pelestarian identitas Afro-Meksiko, Di Meksiko. REUTERS/Rolando Ramos
Tokoh Musik lokal memainkan alat Bunyi mengiringi tarian para peserta. Bunyi banda menjadi Pada penting yang menghidupkan suasana pesta rakyat tahunan ini. REUTERS/Rolando Ramos
Seorang peserta mengenakan topeng kayu berhias tanduk dan ornamen bunga. Topeng diukir manual dan menjadi simbol identitas serta ekspresi sejarah komunitas keturunan Afrika Di Veracruz. REUTERS/Rolando Ramos
Warga berkumpul Merasakan arak-arakan penari bertopeng Di rangkaian Karnaval Almolonga. Perayaan ini menjadi salah satu karnaval afromestizo yang masih bertahan Di Daerah tersebut. REUTERS/Rolando Ramos
Peserta berkostum warna-warni dan bertopeng kayu berjalan Di jalanan Almolonga Di Karnaval Almolonga Di Naolinco, Bangsa Pada Veracruz. Kearifan Lokal ini telah diwariskan lebih Bersama satu abad sebagai Pada Bersama Kearifan Lokal Global Afro-Meksiko. REUTERS/Rolando Ramos
 
 
 
 
 
 
 
 
`;
constructor() {
super();
this.attachShadow({ Gaya: “open” });
this.shadowRoot.innerHTML = CbRekomenditDesktop.html;
}
async connectedCallback() {
// Handle share button clicks
this.shadowRoot
.querySelectorAll(“.cb-rekomendit__share-btn”)
.forEach((btn) => {
btn.addEventListener(“click”, (e) => {
e.preventDefault();
e.stopPropagation();
const url = btn.getAttribute(“data-url”);
const title = btn.getAttribute(“data-title”);
if (navigator.share) {
navigator
.share({
title: title,
url: url,
})
.catch(console.error);
} else {
// Fallback: Copy to clipboard
navigator.clipboard.writeText(url).then(() => {
alert(“Link copied to clipboard!”);
});
}
});
});
}
}
customElements.define(“cb-rekomendit”, CbRekomenditDesktop);
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Topeng Kayu Menghidupkan Warisan Afro-Meksiko Di Veracruz











