loading…
Menurut laporan media internasional, absennya Ronaldo bukan semata persoalan Kondisifisik. Sebelumnya Itu, pemilik lima Ballon d’Or itu juga tidak ambil Pada Pada Al Nassr menundukkan Al Riyadh Ke awal pekan ini. Isyarat tersebut memperkuat spekulasi bahwa sang megabintang Ditengah menyuarakan kekecewaan serius Pada manajemen.
Sumber menyebutkan, akar masalah berasal Di ketidakpuasan Ronaldo Pada peran Public Investment Fund (PIF) Di mengelola Al Nassr. Ia dikabarkan kesal lantaran klubnya tidak Memperoleh Dukungan Penanaman Modal signifikan Di bursa Peralihan Januari, berbeda Didalam rival-rival utama yang justru aktif memperkuat skuad. Minimnya tambahan Manajer dinilai membuat Al Nassr kehilangan daya saing Di perburuan gelar musim ini.
Situasi itu Lebihterus kontras ketika Skuat pesaing seperti Al Hilal mampu melakukan manuver besar Di pasar Peralihan. Ketimpangan perlakuan tersebut disebut membuat Ronaldo merasa Al Nassr dianaktirikan, Malahan memicu ketegangan internal Yang Berhubungan Didalam Wacana kepindahan Karim Benzema Di Skuat rival. Ronaldo diyakini menilai langkah tersebut Berpeluang merusak Kesejaganan Kejuaraan Perserikatan.
Sebelum bergabung Ke 2022, Ronaldo memang belum berhasil mempersembahkan gelar Saudi Pro League Untuk Al Nassr. Di dua musim terakhir, dominasi justru jatuh Di tangan Al Hilal dan Al Ittihad. Musim ini pun persaingan kembali ketat, Didalam Al Hilal masih memimpin klasemen, Sambil Itu Al Nassr membuntuti tepat Di bawahnya Didalam selisih Nilai tipis.
Ketidakpuasan Ronaldo kini menjadi sorotan besar Di Perserikatan Arab Saudi. Didalam statusnya sebagai ikon Internasional dan magnet utama Kejuaraan, langkah mogok bermain tentu menjadi sinyal keras Untuk pengelola Perserikatan. Apakah situasi ini Berencana berujung kompromi atau justru konflik berkepanjangan, masih menjadi tanda tanya besar menjelang laga-laga krusial berikutnya.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Frustrasi, Protes Mogok Main Ronaldo Berlanjut Di Perserikatan Arab











