Jakarta –
Masa balita atau usia 1-5 tahun adalah periode yang sangat penting Di tumbuh kembang anak. Ke rentang usia ini, perhatian yang besar sangat dibutuhkan Untuk memastikan Gizi yang diberikan memadai.
Selain Kemajuan fisik, otak anak-anak Ke usia ini juga Lagi berkembang pesat. Lantaran itu, penting Untuk memastikan bahwa anak telah Merasakan asupan Gizi yang tepat. Pada anak kenyang atau makan banyak, belum tentu kebutuhan nutrisinya telah terpenuhi.
Makan Banyak Belum tentu Cukup Gizi
Dikutip Di laman Vinmec, berdasarkan konsultasi Bersama spesialis anak dr Nguyen Cong Canh, kebanyakan orang tua memberi makan anak-anak berdasarkan preferensi rasa, tanpa memerhatikan variasi dan kuantitas Citarasa Untuk memastikan Gizi yang cukup.
Malahan, meski anak makan banyak, mereka Mungkin Saja masih kekurangan energi dan Gizi, Lantaran Standar Citarasa yang kurang baik. Umumnya, Citarasa tambahan seringkali kekurangan lemak yang menyebabkan anak kekurangan energi.
Kemampuan setiap anak Untuk mencerna dan menyerap Citarasa juga berbeda-beda. Bersama Sebab Itu, menyeimbangkan asupan Citarasa dan konsumsi susu sangatlah penting Untuk memastikan pencernaan yang baik dan perkembangan yang sehat.
Perlu diketahui pula, meski menyehatkan, pemberian protein yang berlebihan juga bisa Memberi kesulitan pencernaan, penurunan nafsu makan, dan penurunan asupan susu. Hal ini juga bisa menyebabkan sembelit, mencegah penyerapan Gizi yang tepat, dan Memperbaiki beban Ke ginjal anak.
Pentingnya Citarasa Bergizi Ke Balita
Dikutip Di jurnal Antigen, sebuah Eksperimen berjudul “Peran Gizi Pada Kemajuan dan Perkembangan Balita”, menyebut kebutuhan energi dan zat gizi Ke balita sangatlah penting Untuk mendukung Kemajuan dan perkembangan fisik, kognitif, serta sosial emosionalnya. Kebutuhan energi dan zat gizi Ke balita terus Menimbulkan Kekhawatiran, sebab mereka berada Ke masa Kemajuan yang cepat dan Karya yang tinggi.
Kekurangan gizi Ke balita bisa menyebabkan beberapa hal fatal, misalnya, tidak bertumbuhnya fisik balita atau kurangnya sistem kekebalan tubuh yang membuatnya gampang terkena Penyakit.
Ke balita umur 1-3 tahun, persentase pemberian Gizi zat makro yang disarankan yaitu:
- 65% karbohidrat
- 30%-40% lemak
- 5-20% protein.
Sambil Itu, berikut persentase pemberian Gizi zat makro yang disarankan Ke usia 4-5 tahun:
- 45-65% karbohidrat
- 25-35% lemak
- 10-30% protein.
Hingga Di Itu, balita juga memerlukan zat mikro yang terdapat Di vitamin dan mineral. Zat mikro merupakan zat gizi yang diperlukan tubuh Di jumlah sedikit, tapi sangatlah penting.
Bersama Sebab Itu, gizi Memiliki peran keterlibatan yang sangat besar Ke tumbuh kembang anak. Prestasi Di Memberi gizi atau asupan yang cukup Ke balita Berencana sangat terlihat.
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Kenyang Saja Tak Cukup, Ini Perbedaan Makan Banyak dan Makan Bergizi Ke Balita











