Jakarta –
Kepolisian Prancis menahan sembilan orang Untuk Tindak Kejahatan dugaan Mengambil Keuntungan tiket senilai 10 juta euro atau Di Rp 199 miliar Ke Museum Louvre. Dua orang Ke antaranya merupakan pegawai museum.
Tindak Kejahatan itu terungkap Setelahnya pengelola museum melaporkan kecurigaan adanya praktik tidak wajar Untuk penjualan dan penggunaan tiket kepada aparat penegak hukum.
“Berdasarkan informasi yang tersedia Untuk museum, kami menduga adanya jaringan yang mengorganisir Mengambil Keuntungan berskala besar,” ujar juru bicara museum dikutip Bersama The Guardian, Selasa (17/2/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Kantor Kejaksaan Paris, para terduga yang ditahan terdiri Bersama dua karyawan Louvre, sejumlah pemandu wisata, serta satu orang yang diyakini sebagai otak Ke balik skema tersebut.
Media lokal, Le Parisien, melaporkan bahwa modus yang digunakan melibatkan pemandu wisata yang menyasar rombongan turis asal China. Mereka diduga menggunakan tiket yang sama secara berulang Untuk kelompok berbeda.
Penyelidik kini mendalami kemungkinan jaringan tersebut mengatur hingga 20 rombongan tur per hari Pada hampir sepuluh tahun terakhir. Kantor kejaksaan Paris Berkata hasil pengawasan dan penyadapan telepon mengonfirmasi penggunaan ulang tiket secara sistematis.
Dikutip Bersama Associated Press, Ke Di Itu, ditemukan pula strategi memecah kelompok tur guna menghindari biaya yang wajib dibayarkan pemandu wisata kepada museum.
Penyidikan juga mengarah Ke dugaan keterlibatan orang Untuk. Para pemandu wisata disebut Memberi uang tunai kepada oknum Ke internal museum agar lolos Bersama pemeriksaan tiket.
Penyelidikan yudisial resmi telah dibuka Dari Juni lalu. Para Individu Terduga dijerat Bersama sejumlah tuduhan, termasuk Mengambil Keuntungan terorganisir, pencucian uang, Penyuapan, membantu masuknya orang secara ilegal sebagai Pada Bersama kelompok terorganisir, serta penggunaan dokumen administratif palsu.
Associated Press melaporkan bahwa sebagian dana hasil dugaan Mengambil Keuntungan itu diduga diinvestasikan Ke sektor properti Ke Prancis dan Dubai.
Aparat telah menyita lebih Bersama 957.000 euro Untuk bentuk tunai, termasuk 67.000 euro Kurs Matauang Asing, serta membekukan 486.000 euro Bersama rekening bank.
Menambah Daftar Masalah Ke Museum Louvre
Tindak Kejahatan ini menjadi krisis terbaru Untuk Louvre. Sebelumnya Itu, Ke akhir tahun lalu, museum tersebut diguncang Kejahatan Jalanan siang hari. Sekelompok pelaku masuk Melewati jendela dan mencuri Perhiasan mahkota Prancis Untuk waktu tujuh menit Sebelumnya kabur menggunakan skuter.
Empat orang telah ditangkap dan Di diselidiki. Tetapi Perhiasan tersebut belum ditemukan, belum lama ini, galeri Denon-ruang pamer yang menampilkan sejumlah karya paling berharga-juga sempat ditutup sebagian akibat kebocoran air.
Kebocoran terjadi Ke Ruang 707, tempat karya Charles Meynier dan Bernardino Luini dipamerkan. Lukisan Mona Lisa dilaporkan tidak terdampak.
Pengelola Louvre Berkata Di Berjuang Bersama peningkatan berbagai bentuk Mengambil Keuntungan tiket.
Museum mengaku telah menerapkan Wacana anti-Mengambil Keuntungan yang terstruktur Bersama melibatkan staf internal dan kepolisian. Untuk beberapa bulan terakhir, serikat pekerja museum juga sempat melakukan mogok kerja Pada beberapa hari.
Mereka menuntut renovasi mendesak, penambahan staf, serta Mengeluhkan Fluktuasi Harga tiket Untuk sebagian besar pengunjung non-Uni Eropa, termasuk wisatawan Bersama Inggris, Amerika Serikat, dan China.
(upd/fem)
`;
constructor() {
super()
this.attachShadow({ Tren: “open” })
this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
}
async connectedCallback() {
if (elementType === ‘single’) return false;
const { default: Swiper } = await import(
”
);
this.SwiperClass = Swiper;
const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
new this.SwiperClass(swiperContainer, {
slidesPerView: 1,
spaceBetween: 18,
navigation: {
nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
},
pagination: {
el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
clickable: true,
},
});
}
}
customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Sindikat Penyalahgunaan Tiket Museum Louvre Ditangkap, Ada Orang Untuk Terlibat











