loading…
KTM Solutions Untuk gelaran HR Directors Indonesia (HRDI) Summit 2026. FOTO/dok.SindoNews
“Banyak organisasi sudah mengetahui yang perlu diperbaiki. Tetapi perubahan hanya terjadi ketika organisasi siap Sebagai bertindak atas apa yang sudah mereka ketahui,” kata Innovation & Talent Science Director KTM Solutions, Sheeren Yolanda, Untuk keterangannya, Selasa (5/5/2026).
Sheeren menjelaskan bahwa Di ini masih terdapat Trend Populer response gap atau kesenjangan respons Untuk banyak organisasi. Kendati perusahaan telah Memiliki sistem data dan dasbor yang lengkap, sering kali informasi tersebut tidak berujung Di tindakan terstruktur, Supaya potensi pengambilan keputusan strategis menjadi tidak optimal.
Baca Juga: Dukung Talenta Digital Nasional, Kuota Beasiswa Untuk 335 Pelajar dan Mahasiswa Resmi Dibuka
Untuk ajang HR Directors Indonesia (HRDI) Summit 2026, Sheeren memaparkan sesi bertajuk “The Response Gap: When Insight Doesn’t Translate into Action”. Ia menilai tantangan utama Di ini bukanlah ketersediaan data, melainkan keberanian dan kesiapan organisasi Sebagai mengeksekusi perubahan berdasarkan data tersebut.
Sebagai langkah solutif, KTM Solutions Mengintroduksi pendekatan talent analytics dashboard yang mampu mengintegrasikan data individu Di sistem organisasi. Pendekatan ini dirancang Sebagai membantu pemimpin perusahaan memahami kinerja talenta sekaligus konteks yang memengaruhi Prestasi secara lebih komprehensif.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: KTM Solutions Dorong Peran Data Pacu Perkembangan Usaha











