Pernahkah merasakan getaran Smart Phone Ke kantong celana, tapi waktu dicek ternyata tidak ada notifikasi sama sekali? Trend Populer ini dikaitkan Bersama phantom pocket vibration syndrome.
Untuk sebuah Studi yang dilakukan Ke sebuah universitas Ke Amerika Serikat, Di 89 persen mahasiswa merasakan getaran tersebut rata-rata dua minggu sekali. Sebanyak 1 Bersama 11 orang yang merasakannya, terganggu Bersama kejadian itu.
Profesor Emeritus Psikologi Ke California State University, Dr Larry Rosen menuturkan ini bisa Bersama Sebab Itu diakibatkan Bersama Situasi ‘kecemasan digital’ yang membuat seseorang selalu ingin memeriksa Smart Phone. Situasi ini akhirnya membuat seseorang salah mengartikan sinyal sederhana Bersama neuron Ke area Di saku sebagai notifikasi, bukan sekedar rasa gatal yang perlu digaruk.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Tubuh kita selalu berada Untuk Situasi menunggu dan Menantikan Komitmen Ilmu Pengetahuan, yang biasanya berasal Bersama Smart Phone pintar,” ungkap Larry dikutip Bersama Psychology Today, Selasa (25/8/2026).
“Bersama kecemasan antisipatif tersebut, ketika kita Memperoleh stimulasi neurologis apa pun, misalnya celana yang bergesekan Bersama kaki, kita dapat menafsirkannya Lewat kecemasan tersebut sebagai, ‘Oh, Smart Phone saya bergetar’,” sambungnya.
Jika seseorang percaya neurotransmiter yang berkaitan Bersama kecemasan membuat otak menafsirkan sinyal neurologis acak sebagai kemungkinan notifikasi Smart Phone, maka perlu dimulai Membahas langkah Untuk melatih kembali otak dan Mengurangi respons kecemasan tersebut.
Larry menuturkan respons itu tidak baik Untuk manusia Lantaran membuat otak selalu berada Untuk Situasi waspada, Agar sulit konsentrasi Justru istirahat.
Bagaimana Mengatasinya?
Caranya adalah Bersama melakukan Kegiatan tanpa Ilmu Pengetahuan Di 10 menit setiap 90-120 menit. Hal ini dapat membantu menurunkan tingkat kecemasan.
Setelahnya Itu buatlah jadwal Untuk mengakses komunikasi elektronik, misalnya tiap 15 menit, Setelahnya Itu mematikannya Di Di periode waktu tersebut.
Beberapa hal yang disarankan adalah melakukannya Di 10 menit setiap beberapa jam, Di lain:
- Berjalan-jalan sebentar Ke alam atau sekadar keluar Tempattinggal.
- Melakukan Bermeditasi Kehadiran singkat.
- Aktivitasfisik.
- Mendengarkan Alunan.
- Bernyanyi.
- Berlatih bahasa Asing.
- Membaca Literatur humor.
- Berbicara Bersama seseorang secara langsung atau Lewat telepon.
Halaman 2 Bersama 2
(avk/up)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: HP Ke Kantong Sering Terasa Getar Padahal Nggak Ada Notif? Mungkin Saja Lantaran Sindrom Ini











