Lombok Barat –
Heboh seorang warga Negeri (WN) Selandia Mutakhir pemilik hotel Hingga Lombok menjadi pelaku Kekejaman seksual. Ia mengajak warga lokal Sebagai berhubungan threesome.
Pelaku berinisial RMS diduga melakukan Kekejaman seksual kepada warga lokal Di mengajak korban Sebagai melakukan hubungan seksual yang menyimpang berupa threesome.
Total ada 3 korban yang melaporkan RMS Hingga penasehat hukum. Ketiga korban terdiri Di dua perempuan dan satu laki-laki.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketua Badan Konsultasi dan Dukungan Hukum (BKBH) Fakultas Hukum (FH) Universitas Mataram (Unram), Joko Jumadi didatangi Di tiga korban yang menceritakan peristiwa nahas tersebut.
“Dua perempuan dan satu laki-laki (korbannya). Mereka melaporkan dugaan Kekejaman seksual yang dialaminya. Terlapornya adalah pemilik hotel Hingga Sekotong, warga Negeri Selandia Mutakhir,” ungkap Joko via WhatsApp, Selasa (27/1/2026).
Para korban, kata Joko, merupakan warga Lombok Barat yang berdomisili Hingga Kecamatan Gerung dan Kecamatan Batu Layar. Mereka rata-rata berusia Di 30 hingga 40 tahun.
“Salah satu korban diiming-imingi Berencana dinikahi. Tetapi, justru dieksploitasi dan dipaksa melakukan hubungan seksual yang tidak wajar. Ada dua perempuan Di si pelaku atau dua laki-laki Di perempuan,” jelas Joko.
Salah satu korban Malahan mengaku sudah tiga tahun dieksploitasi melakukan hubungan seksual Di cara tidak wajar tersebut Di terlapor.
Joko mengatakan tindakan hubungan seks yang tidak wajar tersebut bukan hanya dilakukan Di terlapor, melainkan juga istrinya. Menurutnya, mereka berdua Memperoleh Gangguan kelainan seksual Supaya berfantasi seks tidak seperti orang biasanya.
“(Terlapor) punya fantasi. Ketika dia melihat orang atau pasangan orang, langsung ingin melakukan persetubuhan. Dia punya istri, begitu juga,” beber Joko.
Joko kini melakukan koordinasi internal Sebagai menentukan langkah hukum Berikutnya. Ia sudah mengantongi Produk bukti dan telah berkoordinasi Di kepolisian Sebagai melaporkan Perkara Pidana Hukum ini secara resmi Di waktu Didekat.
“Kami masih Mengkaji apakah laporan Berencana kami ajukan Hingga Polres Lombok Barat atau Polda NTB. Di waktu Didekat Berencana kami putuskan,” ujar Joko. “Kami punya videonya kok, penyimpangan ini ada dan menyita perhatian. Ini yang Setelahnya Itu kami dalami,” jelasnya.
———
Artikel ini telah naik Hingga detikBali.
(wsw/wsw)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Heboh WN Selandia Mutakhir Pemilik Hotel Hingga Lombok Ajak 3 Warlok Threesome











