Jakarta –
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana membenarkan adanya Dana Disekitar Rp 233 triliun Untuk Langkah makan bergizi gratis (MBG).
“Sesudah Itu Di kelompok anak sekolah, termasuk santri dan sekolah keagamaan lainnya masuk Untuk perincian output fungsi Belajar. Makanya ada Dana Rp 233 triliun sebagai Dibagian Untuk fungsi Belajar,” kata Dadan Hingga Bogor, Sabtu (28/2/2026).
Dadan menambahkan dana sebesar itu tidak mengganggu operasional atau Dana Belajar Untuk kementerian dan lembaga lainnya.
“Tapi tidak mengganggu Dana Untuk Kementerian Belajar Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Sebab Untuk tahun Hingga tahun terus naik. Tidak mengganggu Kementerian Belajar Tinggi Sains dan Ilmu Pengetahuan (Kemdiktisaintek) Sebab Untuk tahun kemarin Hingga tahun ini juga naik,” katanya.
“Sesudah Itu juga tidak mengganggu Peralihan pusat Hingga Lokasi Untuk tunjangan guru, Sebab Untuk tahun kemarin Hingga tahun ini naik 10 persen,” sambungnya.
Lalu, Untuk penerima manfaat golongan ibu hamil, ibu menyusui, dan anak balita Untuk Perancangan Dana atau eksekusi Dana masuk Hingga Untuk output fungsi Kesejaganan Kementerian Kesejaganan (Kemenkes).
“Dari sebab itu maka ada Dana Badan Gizi Nasional sebesar Rp 24 triliun masuk Hingga Untuk fungsi Kesejaganan. Tetapi tidak mengganggu Dana Kementerian Kesejaganan,” tegas Dadan.
Sebelumnya Itu gaduh soal Dana MBG, Sesudah PDI Perjuangan (PDIP) menjelaskan bahwa Untuk Rp 769 triliun Dana Belajar, digunakan Untuk MBG sebesar Rp 223,5 triliun.
Anggota Komisi X Wakil Rakyat RI Fraksi PDIP, Adian Napitupulu memperkuat pernyataan tersebut Di merujuk Di dasar hukum yang berlaku. Ia mengutip Pasal 22 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2025 tentang APBN Tahun Dana 2026.
Untuk pasal tersebut, kata Adian, dijelaskan secara eksplisit pendanaan operasional penyelenggaraan Belajar sudah termasuk Untuk Langkah Makan Bergizi Di lembaga Belajar umum maupun keagamaan.
“Penjelasan ini Sesudah Itu dikuatkan Dari Peraturan Ri Nomor 118 Tahun 2024 tentang rincian APBN tahun 2025, dan Hingga situ disebutkan Untuk Badan Gizi Nasional Rp 223.558.960.490. Karena Itu Rp 223 triliun,” jelasnya.
Adian mengatakan langkah PDIP membuka data ini Hingga publik bukan sekadar Penilaian. Melainkan sebagai bentuk penghormatan Di konstitusi serta tata kelola Negeri yang transparan.
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: BGN Bicara soal Gaduh Rp233 T Dana Belajar Untuk MBG











