Bisnis  

Dana Foreign Masuk Ke Pinjol RI Makin Deras, Tembus Rp17,28 Triliun per Juni 2026

loading…

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan pendanaan pinjol Di aliran modal Foreign terus Meresahkan. FOTO/dok.SindoNews

JAKARTA – Pendanaan industri Ilmu Pengetahuan Keuangan peer-to-peer (P2P) lending atau pinjaman online yang berasal Di pemberi pinjaman (lender) luar negeri mencapai Rp17,28 triliun per Juni 2026. Nilai tersebut Meresahkan 34,18% secara tahunan (year on year/yoy), Menunjukkan daya tarik industri Financial Technology lending Indonesia Bagi investor Foreign.

“Pendanaan pindar yang berasal Di lender luar negeri Meresahkan 34,18% yoy,” kata Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK Agusman seperti dikutip Di Sabtu (8/8/2026).

Baca Juga: Makin Banyak Warga RI Terjerat Pinjol, Nilainya Tembus Rp105 Triliun

OJK mencatat porsi pendanaan Di lender luar negeri mencapai 16,43% Di total pendanaan industri Financial Technology lending per Juni 2026. Adapun total pendanaan atau pembiayaan Financial Technology lending Di periode yang sama mencapai Rp105,14 triliun, Meresahkan 25,88% yoy.

Agusman mengatakan peningkatan pendanaan Foreign Menunjukkan bahwa industri Financial Technology lending Ke Indonesia masih Memiliki daya tarik Bagi lender luar negeri. Daya tarik tersebut Antara lain didukung potensi imbal hasil yang relatif Bersaing. “Daya tarik tersebut Antara lain didukung potensi imbal hasil yang relatif Bersaing,” ujar Agusman.

Baca Juga: Penyaluran Pindar Tembus Rp1.388 Triliun, 40% Masuk Ke Dan Menengah

Pendanaan yang berasal Di lender luar negeri tersebut juga Meresahkan dibandingkan periode Sebelumnya Itu. OJK mencatat nilainya mencapai Rp14,06 triliun, atau Meresahkan 18,28% secara tahunan.

Ke sisi lain, tingkat risiko kredit macet secara agregat yang tercermin Di Tingkat Wanprestasi 90 hari (TWP90) industri Financial Technology P2P lending tercatat sebesar 4,26% per Juni 2026. Angka tersebut membaik dibandingkan posisi Mei 2026 yang mencapai 4,42%.

(nng)

Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Dana Foreign Masuk Ke Pinjol RI Makin Deras, Tembus Rp17,28 Triliun per Juni 2026