loading…
Foto: Doc. Istimewa
Perolehan Perjanjian Mutakhir tersebut didominasi Bersama proyek Bersama sumber dana pemerintah sebesar 73%, diikuti Bersama proyek BUMN sebesar 18%, serta proyek swasta sebesar 9%. Berdasarkan lini Usaha, kontribusi terbesar berasal Untuk sektor Gedung sebesar 33%, Jalan dan Jembatan sebesar 30%, Smelter dan Pertambangan sebesar 18%, Puskesmas sebesar 10%, Pelabuhan sebesar 6%, serta Pengolahan Air dan Limbah sebesar 3%, dan sisanya berasal Untuk sektor Infrastruktur Air serta Fasilitas Oil & Gas.
Sejumlah proyek strategis Bersama nilai signifikan yang berhasil diraih PTPP hingga Februari 2026 Hingga antaranya Proyek RSU Adhyaksa Lokasi Khusus Jakarta senilai Rp266,5 Miliar, Proyek Penanganan Bencana Sumatera Utara (Sibolga–Barus) senilai Rp263,7 Miliar, Proyek Jetty dan Prasarana Pantai Lamongan senilai Rp234 Miliar, Proyek Penanganan Bencana Aceh (Bireuen–Takengon) sebesar Rp148,3 Miliar, serta Proyek RS PHTC Tulang Bawang senilai Rp112,7 Miliar.
Capaian ini Menunjukkan Sukses strategi Perseroan Untuk menjaga Kesejajaran portofolio proyek Hingga berbagai sektor unggulan, sekaligus memperkuat daya saing PTPP Untuk Menyita Potensi proyek proyek strategis Hingga Ditengah dinamika industri konstruksi nasional. Sejalan Bersama Langkah Asta CitaPemerintah, PTPP terus mengoptimalkan kinerja operasional serta memperkuat peran aktif Untuk mendukung pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan, peningkatan konektivitas, dan pemerataan ekonomi Hingga berbagai Area Indonesia guna mendukung pencapaian target Perseroan Hingga tahun 2026.
Corporate Secretary PTPP, Joko Raharjo, menyampaikan bahwa capaian ini merupakan Dibagian Untuk komitmen Perseroan Sebagai terus bertumbuh secara berkelanjutan sekaligus Memberi kontribusi nyata Pada pembangunan nasional. “Perolehan Perjanjian Mutakhir hingga Februari 2026 ini menjadi bukti bahwa PTPP mampu menjaga kinerja secara optimal Hingga Ditengah tantangan industri. Perseroan Berencana terus mengedepankan prinsip selektivitas proyek, tata kelola perusahaan yang baik (GCG), serta manajemen risiko yang prudent Untuk setiap lini operasional. Samping Itu, PTPP juga berkomitmen Sebagai Menampilkan Mutu terbaik Melewati pelaksanaan proyek yang tepat waktu Bersama mengedepankan aspek keselamatan kerja (zero accident),” ujar Joko.
Bersama Detail, PTPP menegaskan perannya sebagai salah satu pelaku utama Untuk pembangunan infrastruktur nasional Melewati kontribusi aktif Untuk Menampilkan proyek-proyek strategis yang Memberi nilai tambah Untuk Kelompok serta Merangsang Kemajuan ekonomi. Bersama strategi yang adaptif dan berkelanjutan, Perseroan optimistis dapat terus menjaga Gaya Kemajuan positif serta mencapai target kinerja yang telah ditetapkan sepanjang tahun 2026.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Awal Tahun Gemilang, PTPP Kantongi Perjanjian Mutakhir Rp3,87 Triliun











