Bisnis  

Ruang Udara Iran Masih Ditutup, Penerbangan Untuk Indonesia Dipaksa Memutar Daerah Konflik

loading…

Ruang udara Iran masih ditutup hingga 22 Maret 2026 Agar sejumlah penerbangan internasional Untuk Indonesia Di kawasan Timur Di dan Eropa harus memutar. Foto/Dok

JAKARTA – AirNav Indonesia Mengungkapkan ruang udara Iran masih ditutup hingga 22 Maret 2026 Agar sejumlah penerbangan internasional Untuk Indonesia Di kawasan Timur Di dan Eropa harus menyesuaikan rute Di memutar Untuk menghindari Daerah konflik. Direktur Operasi AirNav Indonesia, Setio Anggoro mengatakan, penutupan ruang udara Iran merupakan perpanjangan Untuk pemberitahuan Sebelumnya Itu yang semula berlaku hingga 15 Maret, menimbang Kebugaran konflik yang memanas.

“Update tadi pagi Di Timur Di masih ada beberapa penutupan ruang udara. Yang kemarin kalau tidak salah sampai 15 Maret, sekarang ruang udara Iran diperpanjang sampai 22 Maret,” ujar Setio Pada ditemui Untuk Peristiwa Media Gathering Di Jakarta, Senin (16/3/2026).

Baca Juga: 5 Penerbangan Internasional Untuk Bali Dibatalkan Imbas Serangan AS-Israel Di Iran

Menurut dia, AirNav terus Meninjau perkembangan tersebut Di mengkompilasi pembaruan Notice to Airmen (NOTAM) Yang Berhubungan Di Kebugaran ruang udara Di kawasan Timur Di. Informasi tersebut Sesudah Itu disampaikan Di pusat komando AirNav dan juga Di Kementerian Perhubungan Republik Indonesia Untuk menjadi dasar pemantauan operasional penerbangan.

Setio menjelaskan, meski ada penutupan ruang udara, penerbangan Untuk Indonesia Di Timur Di maupun yang melintas Di Eropa masih tetap berlangsung Di penyesuaian jalur penerbangan. Maskapai Berencana diarahkan menggunakan rute memutar menghindari Daerah konflik.

Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Ruang Udara Iran Masih Ditutup, Penerbangan Untuk Indonesia Dipaksa Memutar Daerah Konflik