Jakarta, CNN Indonesia —
Toyota Ke India dikabarkan bakal menghentikan produksi dan penjualan Innova Crysta (Reborn Ke Indonesia) tahun Didepan. Keputusan ini menandakan arah fokus perusahaan hanya memasarkan generasi terbarunya yaitu Hycross atau Zenix Ke Tanah Air.
Sebelumnya Itu, produksi Innova Crysta diperkirakan berhenti Di 2025, tetapi Wacana itu berubah hingga Maret 2027.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Innova merupakan MPV premium Unjuk Ke India Dari debutnya Di 2016. Kendaraan Pribadi ini telah Memperoleh beberapa pembaruan, serta Merasakan berbagai perubahan Di sektor mesin guna memenuhi standar emisi yang terus berkembang Ke India.
Di ini Innova Crysta hanya dijual Bersama pilihan mesin diesel 2.400 cc Bersama transmisi manual. Model ini dijual bareng Innova Hycross yang punya opsi transmisi manual dan otomatis serta mesin bensin dan bensin-hybrid, tanpa ada pilihan diesel.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Norma CAFE 3 yang disebut menjadi alasan utama Toyota menghentikan Innova Crysta Ke India, Sebab regulasi ini jauh lebih ketat dibanding Sebelumnya Itu.
CAFE merupakan singkatan Bersama Corporate Average Fuel Economy, dan norma CAFE 3 menempatkan Toyota Di posisi kurang menguntungkan Yang Berhubungan Bersama emisi karbon dioksida Bersama MPV diesel berplatform ladder-frame itu.
Hycross Bersama mesin bensin serta tersedia pilihan hybrid lebih rendah emisi. Spesifikasi Hycross Dikatakan mampu memenuhi standar emisi Mutakhir Ke India.
Mengutip Autocar India, Toyota India menyebutkan fokus perusahaan Di ini beralih Sebagai menjajakan kendaraan Bersama mesin bensin serta hybrid.
“Kami memilih Sebagai tidak Memberi komentar mengenai produk masa Didepan. Akan Tetapi, strategi produk Toyota terus dipandu Bersama pendekatan multi-jalur yang menawarkan solusi mobilitas praktis, inklusif, dan berkelanjutan. Ke mana seluruh Keahlian powertrain memainkan peran penting Di memenuhi beragam kebutuhan pelanggan Ke berbagai segmen,” kata juru bicara Toyota.
Kijang Innova Reborn Ke Indonesia
Berbeda Bersama India, Kijang Innova Reborn Ke Tanah Air justru belum menunjukan tanda-tanda bakal disuntikmati Bersama Toyota, meski generasi terbaru Zenix telah dirilis Dari 2022.
Perusahaan beralasan Reborn masih sangat diminati Kelompok Indonesia, Supaya mereka belum Akansegera menutup jalur produksi.
Jap Ernando Demily, Direktur Pemasaran Toyota Astra Kendaraan Bermotor Roda Dua (TAM), pernah Membeberkan alasan Ke balik tingginya permintaan Reborn.
“Permintaan Pada model ini masih cukup kuat Ke beberapa Daerah. Innova Reborn tetap menjadi ultimate MPV Untuk pelanggan yang membutuhkan kenyamanan dan ketangguhan Sebagai Berjuang Bersama berbagai Kepuasan jalan, berkat konfigurasi RWD, platform ladder-frame, serta mesin diesel,” kata Jap Lewat pesan singkat, Selasa (2/12).
Jap juga bilang porsi penjualan Innova Di ini diisi Reborn sebanyak 45 persen, sedangkan sisanya Zenix. Mayoritas pemesan model Reborn masih berasal Bersama luar Pulau Jawa seperti Sumatera.
“Porsi Reborn Ke Di 45 persen. Sebab memang kami melihat masih ada kebutuhan yang cukup tinggi Sebagai model ini, terutama Ke luar Pulau Jawa seperti Sumatera, serta mostly rural area ya,” kata Jap.
(ryh/fea)
Artikel ini disadur –> Cnnindonesia News: Toyota Suntik Mati Innova ‘Reborn’ Ke India 2027











