Jakarta, CNN Indonesia —
Pejabat Tingginegara Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mempercepat uji coba kedua sistem transaksi tol nontunai nirsentuh atau Multi Lane Free Flow (MLFF). Jika pengujian berhasil, sistem itu dikatakan bakal masuk Hingga tahap semikomersial.
Dody menjelaskan uji coba kedua diperlukan Lantaran pengujian Sebelumnya Itu belum menghasilkan kesimpulan soal Sukses MLFF.
“MLFF itu lagi Diluncurkan Lebihcepat Untuk uji coba kedua. Uji coba pertama kan enggak konklusif. Gagal enggak, sukses juga enggak,” kata Dody Ke Semarang, Jawa Ditengah, dikutip Antara, Minggu (27/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Konteks proyek
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ke Juni 2026, Kementerian PU menyebut total transaksi harian Ke gerbang tol mencapai Disekitar 4 juta transaksi.
MLFF menggunakan Ilmu Pengetahuan Dunia Navigation Satellite System (GNSS). Transaksinya lewat Gadget Lunak Cantas yang diintegrasikan Di data Electronic Registration and Identification (ERI) milik Korlantas Polri.
Menurut daftar proyek nasional Ditjen Pembiayaan Infrastruktur PU yang tersedia Di ini, Sistem Transaksi Non-Tunai Berbasis MLFF/GNSS tercantum sebagai proyek berskala nasional senilai Rp1,12 triliun. Nilai itu merupakan nilai proyek Untuk basis data pemerintah, bukan pengeluaran yang telah direalisasikan pelaksana proyek.
Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Sebelumnya Itu menegaskan penerapan MLFF dilakukan bertahap. Pertimbangannya mencakup kesiapan Ilmu Pengetahuan, Pemakai, regulasi, integrasi sistem, Perlindungan data, dan Dukungan operasional.
Ke 12 Agustus, usai Focus Group Discussion Asosiasi Jalan Tol Indonesia Ke Jakarta Selatan, Dody menyampaikan uji coba ulang MLFF Berencana digelar Untuk waktu Didekat.
“MLFF kita Berencana melakukan trial test. Mudah-mudahan Untuk beberapa minggu Hingga depanlah,” ujarnya.
Ia menyebut uji coba ulang direncanakan Ke dua titik, yakni Bali dan satu lokasi lain Ke Pulau Jawa yang masih dibahas. Menurut Dody, proses menjadi lebih lama Lantaran pembahasan melibatkan pemangku kepentingan yang lebih luas, mulai Di Badan Usaha Jalan Tol (BUJT), Korlantas Polri, hingga Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).
Tahap semikomersial
Jika uji coba kedua sukses, sistem masuk Hingga tahap yang disebut Dody sebagai setengah komersial. Ke tahap itu, MLFF diuji Untuk Kebugaran yang lebih mendekati pengoperasian sebenarnya Di pemasangan Gadget Ke sejumlah titik.
Pengujian juga ditujukan memastikan Ilmu Pengetahuan yang digunakan sesuai Konsep MLFF, yakni transaksi tol berlangsung tanpa kendaraan berhenti Ke gerbang. Dody Berkata Kementerian PU menjalankan proses itu sesuai Perjanjian yang telah disepakati dan Melakukanupaya mempercepat setiap tahapannya.
“Setengah komersialnya Mutakhir kita tes benar-benar. Nanti kita Berencana meng-install beberapa titik,” ungkap Dody.
(fea)
Artikel ini disadur –> Cnnindonesia News: Pemerintah Percepat Uji Coba Kedua Tol Nirsentuh MLFF











