Pemerintah Batasi Penggunaan Kendaraan Pribadi Dinas kecuali Kendaraan Pribadi Elektrik


Jakarta, CNN Indonesia —

Pemerintah bakal menerapkan pembatasan penggunaan Kendaraan Pribadi dinas Untuk aparatur sipil Bangsa (ASN) sebagai Dibagian Untuk upaya efisiensi energi.

Langkah ini dibarengi Di penerapan work from home (WFH) satu hari Untuk sepekan buat ASN pusat maupun Area.

“Efisien mobilitas termasuk pembatasan penggunaan kendaraan dinas sampai 50 persen, kecuali Sepeda Listrik,” kata Pejabat Tingginegara Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto Lewat siaran daring, Selasa (31/3).


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia juga menyebut telah membuat pengecualian Untuk penggunaan transportasi publik.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ke Di Itu Airlangga Berkata pemerintah Memberi pengecualian Untuk sejumlah sektor layanan yang bersifat krusial seperti Kesejajaran, hingga Keselamatan.

Kegiatan Belajar juga dipastikan tidak terdampak Aturan ini. Proses belajar mengajar tetap berlangsung secara tatap muka.

“Belajar tetap tatap muka dan normal,” kata dia.

Yang Terkait Di Aturan WFH Untuk ASN Berencana berlaku satu hari Di sepekan, yang berlalu Ke hari Jumat.

“Penerapan WFH Untuk ASN Ke pusat dan Area 1 hari kerja Untuk seminggu tiap Jumat,” kata Airlangga.

(ryh/mik)


Add

as a preferred
source on Google






Artikel ini disadur –> Cnnindonesia News: Pemerintah Batasi Penggunaan Kendaraan Pribadi Dinas kecuali Kendaraan Pribadi Elektrik

nagabet76slot gacorslot online slot gacor terpercaya
server slot thailand
slot gacor mudah maxwin
nagabet76 login
situs slot gacorbr Slot Gacor Resmi Hari Ini
https://indyfest.net/
https://indyfest.net/gallery/
https://indyfest.net/privacy-policy-2/
https://www.tcconstruct.net/projects