loading…
Harga smartphone naik, sebagian spesifikasi diturunkan diam-diam. Konsumen harus memahami perubahan ini dan lebih cerdas Di memilih HP. Foto: ist
Tiga hal itu dulu Disorot sekadar nilai tambah. Kini, Hingga Di Kekurangan Komponen memori Internasional yang menekan harga smartphone sepanjang 2026, ketiganya justru menjadi standar pembelian paling rasional yang bisa dipakai konsumen.
Bukan Lantaran Gaya berubah. Tapi Lantaran struktur industri memang Di bergeser–dan konsumen yang memahami pergeseran itu Akansegera lebih diuntungkan Di yang hanya mengejar angka spesifikasi.
Mengapa Harga Smartphone Naik Hingga 2026?
Penyebabnya bukan resesi. Bukan pula Kenaikan Fluktuasi Harga Dan Jasa biasa. Produsen memori Internasional-Samsung, SK Hynix, Micron–mengalihkan kapasitas produksi Hingga chip kecerdasan buatan. Namanya High Bandwidth Memory atau HBM: chip memori khusus Untuk server dan pusat data AI. Marginnya tiga hingga lima kali lebih tinggi Di memori Untuk Smart Phone biasa.
Ketika margin lebih besar ada Hingga sana, produksi diarahkan Hingga sana. Ini biasa Di Usaha. Tapi, tidak biasa Untuk konsumen.
Chip AI kini menyerap Disekitar 70 persen produksi memori Internasional. Pasokan DRAM 2026 hanya tumbuh 16 persen, NAND Flash 17 persen, keduanya jauh Hingga bawah kebutuhan normal 20 hingga 30 persen.
Harga ikut melonjak. Ke Q1 2026, DRAM Internasional naik lebih Di 50 persen Di tiga bulan. NAND Flash melonjak lebih Di 90 persen. Hingga Q2 2026, total biaya memori naik hampir 300 persen dibanding tahun Sebelumnya Itu, angka yang belum pernah terjadi Sebelumnya Itu Di sejarah industri.
Francisco Jeronimo, Vice President for Worldwide Client Devices IDC, menggambarkan Situasi ini sebagai “guncangan sedahsyat Bencana Alam yang berasal Di rantai pasok memori.” Ryan Reith, Group Vice President for Worldwide Client Devices IDC, menambahkan lebih tegas: “Kelangkaan memori ini secara luas Disorot sebagai gangguan rantai pasok yang belum pernah terjadi Sebelumnya Itu, dan Akansegera menekan pasar sepanjang 2026.”
Harga Catatan, Spesifikasi Ikut Menyesuaikan
Tekanan biaya itu berujung Ke satu angka: rata-rata harga smartphone Internasional kini Rp10,4 juta per unit, naik 27,6 persen Di proyeksi awal tahun yang masih Rp9,4 juta. Menurut data IDC, ini Catatan tertinggi sepanjang sejarah industri smartphone.
Tapi Fluktuasi Harga tidak datang sendiri. Spesifikasi ikut disesuaikan.
Beberapa flagship 2026 tetap Hingga RAM 12GB, tidak naik Hingga 16GB. Sejumlah Smart Phone kelas menengah diam-diam diturunkan konfigurasi RAM dan penyimpanannya, Bersama nama model yang tidak berubah. Hingga sebagian model, komponen lain ikut dipangkas.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Kenapa Daya Bertahan Baterai dan Durability Kini Dari Sebab Itu Standar Utama Membeli Smartphone











