Jakarta –
Tiba-tiba kaki terasa kram atau pegal Di naik pesawat adalah Situasi normal, apalagi kalau Sofa tidak punya ruang kaki yang ekstra.
Melansir Daily Post, Jumat (6/2/2026) Ahli Kepuasan spesialis paru dan Perawatan Medis kritis, Dr. Neena Chandrasekaran, lewat akun media sosial TikTok-nya @neenziemd membagikan tips lewat berharga buat traveler. Lantaran salah satu Kegagalan paling umum penupang Di pesawat adalah menyilangkan kaki Di duduk.
“Posisi terburuk Bagi meletakkan kaki adalah menyilang,” kata Dr. Neena.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menyilangkan kaki membuat pembuluh darah saling tertekan, Agar aliran darah terganggu dan risiko pembekuan darah Menimbulkan Kekhawatiran.
“Anda berisiko lebih tinggi terkena pembekuan darah Di berada Di udara. Tekanan barometrik memicu peradangan Di tubuh kita, dan ini bisa menyebabkan pembekuan darah, terutama Di kaki,” jelasnya.
Menurutnya, tekanan Di udara jauh berbeda dibandingkan Di permukaan tanah, misalnya Di kita berjalan kaki atau mengemudi-kecuali kalau mengemudi jarak jauh. Bagi mencegahnya, Dr. Neena menyarankan Bagi pakai stoking kompresi dan jangan duduk diam terlalu lama.
“Kalau bepergian, terutama Di luar negeri. Gerakkan tubuh supaya aliran darah lancar. Bisa berjalan Di lorong atau sekadar melakukan gerakan kecil kaki Anda Di bawah Sofa,” jelasnya.
Di Samping Itu, soal tidur Di pesawat, para ahli punya tips supaya badan tetap segar. Harvard Health menyarankan tidur siang singkat, tidur sebentar tapi tepat waktu bisa membuat kita tetap waspada dan mencegah kantuk yang muncul Lantaran tidur berlebihan.
Dua hal penting yang direkomendasikan para ahli: atur waktu tidur siang Bersama tepat, dan jangan sampai terlalu lama. Tidur singkat ini disebut efektif Meningkatkan kewaspadaan dan fokus.
Sebagai Gantinya, tidur terlalu lama justru bisa membuat tubuh Merasakan inersia tidur yaitu perasaan mengantuk dan linglung Setelahnya bangun, yang bisa berlangsung 30-60 menit.
(upd/wsw)
`;
constructor() {
super()
this.attachShadow({ Gaya: “open” })
this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
}
async connectedCallback() {
if (elementType === ‘single’) return false;
const { default: Swiper } = await import(
”
);
this.SwiperClass = Swiper;
const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
new this.SwiperClass(swiperContainer, {
slidesPerView: 1,
spaceBetween: 18,
navigation: {
nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
},
pagination: {
el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
clickable: true,
},
});
}
}
customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Jangan Sekali-kali Menyilangkan Kaki Di Duduk Di Pesawat, Ini Risikonya











