Bisnis  

Industri Diajak Bergerak Cepat Adopsi Energi Surya

loading…

Green Energy Solutions Forum for Manufacture Owners digelar Ke Bandung. FOTO/dok.SindoNews

JAKARTA – Pelaku industri Pabrik didorong Sebagai mempercepat pemanfaatan energi surya guna Memperbaiki efisiensi biaya produksi sekaligus menjaga daya saing Ke pasar internasional. Dorongan tersebut menguat seiring meningkatnya tekanan biaya energi, Keinginan produk rendah karbon Untuk pasar Internasional, serta Lebih terbukanya Potensi pemanfaatan Energi Ramah Lingkungan Ke Indonesia.

“Ada tiga hal yang jarang sekali bergerak bersamaan, dan ketiganya Untuk bergerak sekarang. Regulasi Lebih mendukung, harga Keahlian Lebih Tantangan, dan tekanan pasar Internasional Di jejak karbon Lebih nyata. Ketika ketiga faktor ini sudah sejajar, menunda keputusan justru menjadi kerugian yang kita pilih sendiri,” ujar CEO Trivigo Kunadi Setiadi Untuk keterangan pers, Sabtu (13/6/2026).

Baca Juga: Pertamina NRE Pasang PLTS Pertama Ke Kapal Angkut Migas

Hal itu disampaikan Untuk Green Energy Solutions Forum for Manufacture Owners digelar Ke Bandung, Mutakhir-Mutakhir ini. Menurut Kunadi, biaya energi kini menjadi salah satu tantangan utama sektor Pabrik.

“Ke industri tekstil misalnya, biaya listrik dapat menyumbang Di 15-25% Untuk total biaya produksi. Situasi tersebut membuat efisiensi energi menjadi faktor penting Untuk menjaga profitabilitas dan daya saing perusahaan Ke Di ketatnya persaingan Produk Ekspor,” kata dia.

Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Industri Diajak Bergerak Cepat Adopsi Energi Surya