Tokyo –
Peristiwa Pidana awak kabin yang minum alkohol Sebelumnya bertugas berbuntut panjang Untuk Japan Airlines (JAL). Maskapai nasional Jepang itu kini diperiksa pemerintah Setelahnya muncul dugaan Kartu Peringatan prosedur keselamatan penerbangan.
Inspeksi dilakukan Bersama Kementerian Transportasi Jepang. Awak kabin diduga mengonsumsi alkohol Sebelumnya bertugas. Hingga Jepang, tindakan itu bukan hanya dinilai sebagai Kartu Peringatan aturan internal perusahaan, tetapi melanggar regulasi penerbangan nasional.
Pemeriksaan dilakukan Di Kamis (29/5/2026) atau beberapa hari Setelahnya penerbangan domestik JAL Bersama Hiroshima Ke Bandara Haneda, Tokyo, yang terbang Di Sabtu, Merasakan keterlambatan lebih Bersama 40 menit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dilansir Bersama NHK, Minggu (31/5), JAL mengungkapkan dua awak kabin yang dijadwalkan bertugas Di penerbangan itu diketahui mengonsumsi alkohol Di kurun waktu 12 jam Sebelumnya keberangkatan. Salah satu Hingga antaranya merupakan kepala awak kabin atau kepala awak kabin.
Peristiwa Pidana tersebut menambah daftar insiden Yang Berhubungan Bersama konsumsi alkohol Bersama kru maskapai yang beberapa kali terjadi Di beberapa tahun terakhir.
Di 2025, seorang Kepala penerbangan internasional JAL juga dilaporkan mengonsumsi alkohol hingga melanggar aturan internal perusahaan. Insiden tersebut menyebabkan jadwal keberangkatan penerbangan Merasakan penundaan.
Di inspeksi terbaru, pejabat Kementerian Transportasi mewawancarai pihak-pihak Yang Berhubungan Bersama dan memeriksa berbagai dokumen Sebagai Membeberkan detail Peristiwa Pidana tersebut. Pemerintah Jepang juga meninjau langkah-langkah yang telah dilakukan maskapai guna mencegah kejadian serupa terulang.
Sebagai respons awal, JAL Memperkenalkan pengetatan aturan Untuk awak kabin. Maskapai itu Berencana melarang pramugari dan pramugara mengonsumsi alkohol Hingga lokasi tempat mereka menginap Sebelumnya menjalankan tugas penerbangan.
Langkah itu diambil sebagai upaya memperkuat disiplin kru dan mengembalikan kepercayaan publik Setelahnya serangkaian Peristiwa Pidana Yang Berhubungan Bersama konsumsi alkohol Bersama awak pesawat Di beberapa tahun terakhir.
(upd/fem)
`;
constructor() {
super()
this.attachShadow({ Tren: “open” })
this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
}
async connectedCallback() {
if (elementType === ‘single’) return false;
const { default: Swiper } = await import(
”
);
this.SwiperClass = Swiper;
const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
new this.SwiperClass(swiperContainer, {
slidesPerView: 1,
spaceBetween: 18,
navigation: {
nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
},
pagination: {
el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
clickable: true,
},
});
}
}
customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Gegara Kru Minum Alkohol Sebelumnya Terbang, Japan Airlines Diusut











