loading…
WtE tetap diperlukan sebagai Dibagian Didalam solusi pengelolaan sampah Di Indonesia. Foto: Istimewa
Melewati kombinasi biopori, komposter, budidaya maggot, dan bank sampah, sebanyak 41 Tempattinggal tangga Di lingkungan tersebut Melakukanupaya mengolah sampah secara mandiri. Tetapi, Sukses Di tingkat komunitas dinilai perlu berjalan beriringan Didalam solusi berskala besar seperti Langkah Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) atau Waste-to-Energy (WtE) Untuk mengolah sampah yang belum tertangani.
Ketua RT 08/RW 04 Taufiq Supriadi Yusuf mengatakan, pemilahan sampah Didalam Tempattinggal tangga harus menjadi fondasi pengelolaan sampah. Di Di Yang Sama, WtE yang Di digarap Danantara Indonesia bisa menjadi salah satu alternatif Untuk menangani sampah yang tidak tertangani Melewati inisiatif warga.
Baca Juga : Waste-to-Energy Dinilai Efektif Atasi Sampah Nasional, Asal Komunitas Dilibatkan
“Warga harus memilah sampah Didalam awal. (Sampah) organik itu sebetulnya seperti tambang emas yang bisa dimanfaatkan, lalu yang nonorganik bisa Untuk Waste-to-Energy,” kata dia Di diwawancarai Melewati sambungan telepon Didalam Jakarta, Selasa (15/9/2026).
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Didalam Tempattinggal hingga WtE, Pengelolaan Sampah Perlu Jalan Beriringan











