loading…
Bencana yang terjadi Ke Sumatera bukan ajang saling menyalahkan, melainkan momentum nasional Untuk bersatu dan Menampilkan solusi. Foto/Dok. SindoNews
“Kita Akansegera Melakukan pertemuan Aliansi Politik aktivis dan Komunitas Di rangka menolak politisasi bencana Sumatera,” kata Perwakilan Bapersipil, Rizal Ebiet Di keterangan tertulis, Minggu (4/1/2026). Baca juga: Pembentukan Satgas Kuala Untuk Normalisasi Sungai Disetujui, Dana Disiapkan Rp60 Triliun
Ebiet menjelaskan, Bapersipil Sebelumnya dideklarasikan terlebih dulu telah melakukan pemetaan. Tujuannya mengidentifikasi tokoh-tokoh Kunci aktivis 98 yang masih Memiliki integritas dan pengaruh Ke berbagai sektor baik politik, hukum ataupun akademisi.
Di rangkaian itu, kata Ebiet, pihaknya bakal Melakukan konsolidasi sekaligus diskusi Untuk menguji kembali sejarah supermasi sipil. “Menyatukan persepsi apakah ada yang salah Di perjalanan reformasi kita Pada ini,” tutur Ebiet.
Sejumlah rangkaian kegiatan juga Akansegera dilakukan seperti dialog tanpa baper dan konsolidasi kemah aspirasi kebangsaan serta ikrar gotong royong Ke Sentul, Hambalang Bogor. Pengagas Bapersipil Ade Adriansyah Utama menambahkan bencana bukan ajang saling menyalahkan, melainkan momentum nasional Untuk bersatu dan Menampilkan solusi.
“Arahan Ri Prabowo sangat jelas, Bangsa harus hadir dan membantu Komunitas terdampak bencana secara maksimal. Ini harus diterjemahkan Ke lapangan Melewati kerja nyata dan kolaborasi semua pihak,” katanya. Baca juga: Cipayung Plus Dorong Reformasi Berkeadilan dan Penegakan Supremasi Sipil
Dari karenanya, sambung Ade, keterlibatan aktif Komunitas menjadi fondasi utama Di memperkuat solidaritas kemanusiaan. “Kami Mendorong agar semangat gotong royong terus diperkuat,” tuturnya.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Bapersipil Tolak Politisasi Bencana hingga Luruskan Supermasi Sipil









