Jakarta, CNN Indonesia —
Politikus senior Akbar Faizal mengaku kecewa Bersama Kendaraan Pribadi Elektrik BYD Seal. Ia menyebut Kendaraan Pribadi yang digunakan bermasalah, dan penanganan Yang Berhubungan Bersama hal tersebut jauh Di apa yang diharapkan.
Di sebuah unggahan Di Instagram, Akbar bercerita bahwa Kendaraan Pribadi Elektrik tersebut dibeli Dari Desember 2025 secara kredit Di dealer Sudirman Lewat leasing Clipan Finance.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Hebat Di jualan tapi parah abis Di pelayanan pasca penjualan itulah BYD Indonesia Sudirman, Clipan Official, serta perusahaan asuransi Asuransimag,” buka Akbar Di postingan Instagram, dikutip Senin (13/4).
“Kendaraan Pribadi bermasalah (oleng joget). Pihak BYD, leasing, asuransi, dan bengkel yang dipilih BYD saling lempar tanggungjawab,” lanjut dia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lantaran hal tersebut, ia mengatakan Pada lebih kurang dua bulan mobilnya tak Memiliki nasib yang jelas. Justru Setelahnya ditangani bengkel internal BYD, Kendaraan Pribadi tak juga membaik, yang ada memperparah keadaan.
“Ternyata mereka salah analisa dan jogetnya makin parah, saya kembalikan Di mereka lagi,” ucap dia.
Memasuki bulan keempat, kejelasan juga belum diperoleh. Ia pun memilih Bagi ‘mengambangkan’ cicilan, meski tetap melakukan pembayaran.
“Akan Tetapi per April saya tak mau bayar. Pihak Clipan Finance seperti orang menelpon menagih, mereka gunakan puluhan nomor, kuabaikan” ucapnya.
Lalu per 10 April, pihal Clipan mulai mengirimkan surat peringatan pertama. “Mereka tak peduli nasib Kendaraan Pribadi saya. Jika mau tarik Kendaraan Pribadi itu sekarang ada Di halaman kantor kalian, atau Di bengkel payah yang kalian pilih,” kata dia.
“Menyesal beli dan pakai Kendaraan Pribadi Elektrik BYD,” kata Akbar Di postingannya itu.
Merespons masalah tersebut, BYD Mengungkapkan fokus mereka kini lebih kepada penyelesaian masalah. Pihak perusahaan Berusaha agar tidak ada lagi miskomunikasi Di masalah ini.
“Pada ini Fokus BYD adalah penyelesaian cepat dan tepat. Mengkonsolidasi semua pihak agar tidak terjadi miss komunikasi kembali,” ucap Luther Panjaitan, Head of Public & Government Relations PT BYD Kendaraan Bermotor Roda Dua Indonesia.
Pihak BYD pun berencana bertemu langsung Bersama Akbar hari ini.
[Gambas:Instagram]
(ryh/dmi)
Add
as a preferred
source on Google
Artikel ini disadur –> Cnnindonesia News: Akbar Faizal Kecewa Beli BYD Seal, Perusahaan Buka Suara







