loading…
Suhu Matahari Lebih Panas. Foto/ Daily
Pada beberapa dekade,para ilmuwantelah mempertanyakan batas-batas keberadaan kehidupan Di Bumi seiring Bersama Lebih terangnya matahari.
Prediksi awal Bersama James Lovelock dan rekan-rekannya Di tahun 1982 Menunjukkan bahwa biosfer fotosintetik Bumi Akansegera berakhir Untuk 100 juta tahun Hingga Di.
Atmospheresmenawarkan pandangan yang lebih optimis. Para ilmuwan Mengantisipasi bahwa kehidupan tumbuhan dapat terus ada Pada 1,8 miliar tahun lagi.
Garis waktu ini mendekati titik Di mana Bumi Bisa Jadi kehilangan lautannya Sebab radiasi yang memecah molekul air atau penguapan yang tidak terkontrol, sebuah peristiwa yang diproyeksikan Akansegera terjadi Untuk waktu Disekitar 2 miliar tahun.
“Kami ingin Menunjukkan bahwa kehidupan Di Bumi, terutama vegetasi kompleks, dapat bertahan lebih lama Di masa Di daripada yang ditunjukkan Bersama Studi Sebelumnya Itu,” kata Jacob Haqq-Misra, seorang ilmuwan bioastronomi Di organisasi nirlaba Blue Marble Space dan salah satu penulis studi tersebut.
Kehidupan Di Bumi bergantung Di fotosintesis, proses biologis Di mana tumbuhan, alga, dan beberapa bakteri menggunakan energi matahari Sebagai mengubah CO2 dan air menjadi senyawa organik kaya energi, sambil secara bersamaan melepaskan oksigen. Proses ini membutuhkan CO2 dan cahaya.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Suhu Matahari Bertambah Panas, Ilmuwan Prediksi Kehidupan Di Bumi Segera Berakhir











