Jakarta, CNN Indonesia —
Pejabat Tingginegara Perindustrian Agus Gumiwang mengatakan sepeda Kendaraan Bermotor Roda Dua listrik tak Menyambut insentif Terbaru Di tahun ini. Sektor ini tak masuk Di usulan insentif Produsen Kendaraan Terbaru Kementerian Perindustrian kepada Kementerian Keuangan.
“Kendaraan Bermotor Roda Dua listrik enggak ada insentif tahun ini,” kata Agus Gumiwang Ke Bandung, Kamis (29/1), diberitakan CNBC Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Agus menjelaskan insentif Kendaraan Bermotor Roda Dua listrik memang tak diajukan pihaknya Ke Kementerian Keuangan.
“Tidak diajukan Bersama kami,” ujar dia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Agus menyampaikan kepastian Kendaraan Bermotor Roda Dua listrik tak dapat insentif lebih baik daripada informasi soal ini terus menggantung. Dia bilang pemerintah mau pelaku usaha dan konsumen tidak terus menunggu insentif.
“Saya sampaikan sekarang biar ada kepastian, Karena Itu orang nggak nunggu insentif, industri juga bergerak,” tutur dia.
Insentif Kendaraan Bermotor Roda Dua listrik pernah diberikan pemerintah Di 2023, yaitu sebesar Rp7 juta Untuk pembelian satu unit per KTP. Insentif ini dilanjutkan Ke 2024 tetapi kuotanya dipangkas menjadi hanya 60 ribu unit lantaran sepi peminat.
Kuota Di 2024 habis Di September, Setelahnya itu pemberian insentif terhenti sampai sekarang.
Para produsen Kendaraan Bermotor Roda Dua listrik berharap insentif dilanjutkan Ke 2025, tetapi tak kunjung datang. Penjualan Kendaraan Bermotor Roda Dua tanpa knalpot rontok tanpa insentif menurut Asosiasi Industri Sepeda Kendaraan Bermotor Roda Dua Listrik Indonesia (Aismoli).
(fea)
Artikel ini disadur –> Cnnindonesia News: Kendaraan Bermotor Roda Dua Listrik Tak Dapat Insentif Tahun Ini











